Jangan Cuma Asal Ganti, Pahami Dulu Hal Ini Sebelum Pasang Audio
10
Aug
1 Comment Share Likes 404 View

Pria Intersport! Selain memodifikasi di sisi eksterior, tak ayal para modifikator pun turut merubah interior mereka agar enak dan nyaman saat dikendarai sendirian maupun sama si gebetan. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas audio mobil. Dimana pastinya disesuaikan dengan selera terlebih dahulu.

Karena dari situ, sang installer bisa melakukan penyetelan audio sesuai dengan keinginan pemilik kendaraan. Seperti yang kita ketahui, terdapat di kategori atau aliran audio yang bisa jadi pilihan Pria Intersport, yaitu SQ (Sound Quality) dan SQL (Sound Quality Loud).

Keduanya pun memiliki karakter suara yang berbeda-beda. SQ sendiri menonjolkan sisi high end audio dengan memberikan kejernihan (clarity), kedalaman suara dan bisa membentuk staging dan imaging. Jadi bisa benar-benar membangun panggung konser di dalam mobil.

Sedangkan untuk SQL, dapat dikatakan pondasi dasarnya yaitu SPL (Sound Pressure Loud) yang mengutamakan kekerasan suara, namun dengan sedikit juga mengkombinasikan nuansa SQ. Biasanya, para penggemar SQL ini ingin memiliki dimensi tersendiri, dibanding dengan pecinta SQ. Hal yang membedakan mereka yaitu penonjolan di sisi SPL-nya, dengan penambahan subwoofer louder-nya. Aliran musik pecinta SQL biasanya campuran, seperti misalnya house music dan RnB, yang banyak main di subwoofer.

Disamping itu, hal yang harus diperhatikan untuk membuat kualitas audio makin ciamik adalah pemasangan peredam. Alat ini berfungsi mengurangi masuknya suara dari luar ke dalam sehingga membuat kabin menjadi hening dan dampaknya menyempurnakan kualitas audio.
Bicara lebih jauh lagi, ada dua macam peredam, yakni cair dan padat. Di antara keduanya lebih disarankan menggunakan peredam padat karena bisa menutup celah pintu dengan sempurna.

Dalam dunia audio mobil terdapat tiga jenis peredam padat, salah satunya biasa disebut aspal. Peredam yang satu ini lebih efektif. Pemasangan peredam aspal butuh keahlian khusus. Sebelum dipasang, aspal lebih dulu dipanaskan hingga lembek agar bisa melekat dengan sempurna.
Minimal peredam dipasang di dua pintu depan. Namun jika ingin kualitas audio lebih bagus, seluruh bagian dalam mobil, mulai dari atap, dinding, hingga lantai bisa dipasang peredam.

Ada juga yang harus diperhatikan nih, meski memiliki keuntungan dari kabin yang senyap dan nyaman, namun pemasangan peredam berjenis aspal ini juga dapat memberikan kerugian. Salah satunya adalah penambahan bobot atau berat kendaraan. Satu lembar aspal yang memiliki tebal 2mm bisa mempunyai berat hingga 2 kg. Jika satu pintu menggunakan 3 lembar peredam aspal saja, maka bobot kendaraan dengan 4 pintu akan bertambah sebanyak 24 kg. Ini belum ditambah dengan peredam pada lantai dan firewall.

Beban mobil yang bertambah tentu juga akan memancing kerja mesin menjadi lebih berat. Efeknya, sudah pasti konsumsi BBM juga akan sedikit meningkat, meski harusnya tidak terlalu signifikan.

SAMPAIKAN KOMENTAR