Inilah Alasan Kenapa Air Wiper Tidak Boleh Dicampur Sabun
08
Mar
0 Comment Share Likes 356 View

Kaca depan mobil memang harus dalam kondisi yang bersih agar dapat memberikan visibilitas yang maksimal terutama saat berkendara. Tapi, ketika kita sedang berkendara, ada saja hal hal yang menyebabkan kaca depan kita kotor sehingga visibilitas pun menurun.

Salah satu cara untuk membersihkan kaca depan ketika kita sedang berkendara adalah menyekanya dengan menggunakan wiper. Nah menyeka dengan wiper tentu membutuhkan air untuk memudahkan membersihkannya. Untuk itu para pabrikan menambahkan washer kaca agar dapat membersihkan kaca dengan mudah.

Umumnya, air pada washer yang digunakan untuk menyemprot kaca menggunakan air biasa. Tapi ada juga yang menggunakan air khusus pembersih kaca bahkan menggunakan air sabun. Air sabun? Ya, ada banyak orang yang menambahkan sabun ke tabung penampungan air yang biasanya disematkan di engine bay.

Salah satu alasannya adalah dapat mempermudah membersihkan kaca karena airnya sudah tercampur dengan sabun. Bahkan ada yang berpikiran jika kita mencampurkan sabun atau shampoo ke tabung penyimpan air washer dapat memperpanjang umur wiper mobil.

Nah langkah tersebut adalah langkah yang salah. Salah satu alasan mengapa tidak boleh mencampur sabun atau shampoo pada cairan pembersih kaca adalah kita tidak mengetahui kandungan yang ada didalam sabun atau shampoo tersebut.

Mengisi cairan yang dicampur sabun untuk mengisi air wiper ini tidak disarankan, sebab bisa tambah merusak kaca mobil seperti munculnya kerak putih sisa sabun. Kemudian muncul juga kerak halus pada permukaan kaca dan terakhir karena adanya lapisan kerak pada permukaan kaca mobil membuat jamur menjadi tumbuh subur di sana.

Untuk cairan air wiper tidak boleh asal isi. Hal ini bisa mempengaruhi kondisi kaca mobil berkerak atau berjamur. Mungkin kita tidak percaya jika sabun juga dapat memicu munculnya jamur pada body mobil atau kaca mobil kita.

Sebenarnya caranya sangat mudah untuk membuktikannya. Salah satu caranya adalah ketika kita mencuci mobil di tempat yang panas. Nah ketika kita sedang menyabuni body mobil kita, tentu bagian yang paling awal terkena sabun akan kering duluan karena terpapar cahaya matahari.

Nah pada bagian yang sudah kena sabun dan mengering, tentu sisa sabun yang menempel akan menjadi waterspot pada body mobil kita. Hal ini juga berlaku pada kaca mobil kita. Memang kita tidak akan menjumpai sisa sisa sabun yang menjadi waterspot pada bagian tengah tengah yang terseka oleh wiper. Tapi kita akan menjumpai waterspot tersebut pada bagian pinggir kaca mobil kita.

Nah jika didiamkan secara lama, tentu jamur akan menghampiri kaca mobil kita dan menjangkitinya. Tentu visibilitas kita akan menjadi terbatas ketika jamur sudah menjangkit kaca mobil kita. Visibilitas akan sangat menurun ketika kita sedang berkendara dimalam hari dan dalam kondisi hujan.

Disarankan untuk menggunakan air wiper khusus yang bisa dibeli di toko yang menjual peralatan dan aksesoris mobil atau bisa juga membelinya dalam jumlah banyak di dealer resmi untuk stok. Atau kita juga bisa menggunakan air biasa untuk washer kaca mobil. Karena akan lebih aman ketika kita menggunakan air biasa pada washer kaca mobil kita.

SAMPAIKAN KOMENTAR