Ini Tanggal yang Tepat untuk Pulang Agar Terhindar Kepadatan Arus Balik
04
Jun
0 Comment Share Likes 97 View

Prediksi puncak arus balik lebaran telah disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dirinya memprediksi puncak arus balik jatuh pada 8 dan 9 Juni 2019. Oleh karena itu, para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi baik mobil maupun sepeda motor dihimbau agar kembali ke Jakarta dan sekitarnya sebelum atau sesudah tanggal tersebut. Menhub juga mengatakan bahwa rentang waktu arus balik tahun ini lebih pendek dibanding tahun sebelumnya.

“Jeda hari sisa cuti bersama dengan waktu masuk kerja karyawan setelah Lebaran sangat sempit. Untuk itu kami menyarankan kalau pulang itu sebaiknya tanggal 6,7 atau 10 Juni karena tanggal 8 dan 9 Juni itu akan puncak sekali," ujar Sumadi dalam keterangan resminya yang dilansir dephub.go.id, Senin (3/6).

 

Strategi anyar Menhub yang bekerjasama dengan Polri berupa rekayasa arus lalu lintas dengan sistem one way di ruas tol Jakarta-Cikampek mulai KM 70 hingga KM 414 GT Kalikangkung masih diberlakukan hingga Senin (3/6). Menhub menilai bila sistem tersebut berhasil mengurai kepadatan lalu lintas hingga H-2 Lebaran.

Namun menurut Menhub, penerapan one way ini sifatnya situasional dan dinamis. Jika arus lalu lintas lancar maka rencananya sistem ini tidak berlaku hingga pukul 21.00 seperti biasanya.

 

“One way sejauh ini sampai tadi pagi itu berlangsung baik, dan ini menyelesaikan masalah. Hari ini kita akan mengurangi jumlah dari one way yang tadinya sampai jam 9 malam. Kemungkinan kalau tidak ada suatu load yang terlalu banyak, kita akan jadikan 2 arah (contra flow). Hari ini kita excercise,” jelasnya.

Serupa dengan arus mudik, rencananya di arus balik lebaran nanti juga akan diberlakuan sistem one way. Sistem ini akan berlaku pada 8 hingga 10 Juni 2019, dari KM 189 ruas Tol Palimanan sampai KM 70 di Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama).

 

SAMPAIKAN KOMENTAR