Ini Dia Teknik Menjual Mobil Biar Harga Jual Nggak Jatuh
09
Feb
0 Comment Share Likes 280 View

Ketika keinginan untuk ganti mobil malah terbentur tidak kunjung terjualnya mobil lama, maka keinginan mengganti mobil harus ditunda. Memang ada alternatif menjualnya ke dealer mobil bekas, tapi tentu saja soal harganya akan jauh lebih rendah dibandingkan menjualnya langsung. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa digunakan agar mobil cepat laku terjual dengan harga tetap tinggi.

  1. Periksa Kondisi Mobil

Sebelum mobil lama dijual ada baiknya untuk memeriksa semua kondisi mobil. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari adanya kerusakan atau kekurangan yang terlewatkan. Hal utama yang harus diperiksa adalah bagian mesin. Setelah itu baru ke cat mobil, kaca, AC, dan lain sebagainya.

Jika memang ada komponen yang perlu diperbarui atau diganti, sebaiknya gantilah terlebih dahulu. Ini dilakukan agar calon pembeli semakin senang dan tidak perlu repot lagi untuk mengganti. Terlebih lagi, mereka tidak akan melakukan komplain jika kerusakan pasca membeli mobil.

Selain itu, jika komponen yang baru tersebut disebutkan ketika nego harga, bisa jadi pembeli akan berulang kali berpikir untuk tidak menurunkan harga belinya.

  1. Bersihkan Dulu Mobilnya

Menjaga kebersihan mobil sangat penting karena tampiilan luar mobil adalah poin pertama yang dilihat oleh calon pembeli. Bersihkan secara detail untuk menampilkan kesan apik dan baru. Meskipun usia mobil sudah bertahun-tahun, setidaknya warna dan tampilannya masih terlihat seperti baru. Perlu diketahui, setelah melihat kondisi mesin, calon pembeli akan langsung lihat body mobilnya.

  1. Cek Harga Pasaran Mobil

Coba cek harga pasaran mobil yang hendak dijual. Cara ini bisa dilakukan dengan mudah melalui internet, koran, majalah, dan lain sebagainya. Ini berguna agar tidak mematok harga terlalu tinggi atau terlalu rendah. Jika memasang harga terlalu rendah tentunya bisa rugi. Apabila memasang harga terlalu tinggi mobil akan sulit laku.

  1. Cara Menjual Mobil

Cara penjualan mobil sekarang ini sudah sangat beragam. Misalnya langsung memajangnya di pinggir jalan dan menempelkan keterangan "DIJUAL" beserta nomor hubung, atau mengiklankannya melalui platform market place mobil bekas, hingga mengoptimalkan akun media sosial pribadi.

Untuk memajang mobil di pinggir jalan pun jangan sembarangan. Perlu diperhatikan segmentasinya juga. Jangan malah memajang Toyota Alphard di pasar, jelas segmentasinya berbeda.

  1. Jujur dan Terbuka

Nah, ini adalah yang paling penting; jujur. Jika memang ada kerusakan pada mobil yang hendak dijual, atau bekas tabrakan, dan lain-lain, sebaiknya utarakan secara jujur. Keterbukaan ini menghindari komplain dari pembeli di kemudian hari yang efeknya bisa masuk daftar blacklist karena dianggap penjual yang tidak recomended.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR