Ini Dia Penyebab Perseneling Mobil Susah Masuk, Karma Berlaku, Bro!
25
Aug
2019
0 Comment Share Likes 427 View

Bagi kita sebagai pengendara mobil, kadang kita pernah mengalami kesulitan saat persneling mobil susah masuk atau pindah gigi. Kesulitan memindahkan gigi pada perseneling mobil terkadang membuat hati kita jengkel dan risih saat berkendara. Selain membuat tidak nyaman, persneling yang susah masuk juga bisa menyebabkan kecelakaan.

Nah, terus apa penyebab persneling susah masuk atau pindah gigi yang suka kita alami?

Menurut penuturan para ahli atau instruktur safety driving, ada beberapa faktor yang membuat persneling mobil susah masuk atau oper gigi. Mereka rata-rata menyebutkan bahwa masalah persneling mobil susah masuk memang kerap muncul, salah satunya setelah free play pedal kopling terlalu besar. Selain itu, persneling susah masuk lantaran karena ada komponen di dalam persneling yang rusak.

Tapi, sebelum benar-benar menyatakan bahwa persneling mobil Mas Bro rusak, ada baiknya Mas Bro sekalian juga ikut melakukan diagnosa. Nah, diagnosa atau deteksi kerusakan bisa dilakukan dengan melihat beberapa hal yang ada.

Berikut adalah beberapa hal yang menyebabkan persneling mobil susah masuk atau oper gigi.

Kabel Tuas Persneling

Hal pertama yang biasa dilakukan kalau persneling mobil susah masuk adalah melihat kabel tuas persnelingnya itu sendiri. Hal ini dilakukan karena kabel tuas persneling mobil bisa saja macet. Kalau sudah macet, biasanya tuas persneling akan terasa lebih berat dan keras. Jika sudah demikian, Mas Bro lebih baik langsung membawa mobil kesayangan ke bengkel terdekat agar langsung ditangani oleh mekanik atau montir profesional.

Bushing Tuas Persneling

Hal kedua yang bisa menjadi penyebab persneling mobil susah masuk atau oper gigi adalah karena bushing rusak. Bushing tuas persneling mobil kan terbuat dari material karet. Nah, bahan karet itu kan lama kelamaan bisa getas dan ini bisa dinyatakan sudah rusak. Maka dari itu, jika bushing tuas persneling rusak maka masuk atau oper gigi pun jadi susah saat berkendara.

Kabel Kopling

Hal ketiga yang menjadi penyebab persneling mobil susah masuk atau oper gigi adalah karena kabel kopling sudah mulai keras. Seperti banyak diketahui, kopling yang digunakan pada mobil-mobil sekarang ini biasanya terdiri dari dua macam, yaitu model kopling kabel dan kopling hidrolik.

Nah, khusus untuk penggunaan kopling kabel, biasanya kabel kopling akan mulai kotor dan berkarat. Kabel kopling yang berkarat dan kotor ini bisa saja menyebabkan jarak geser kopling menjadi lebih pendek. Maka dari itu, persneling mobil jadi susah masuk gigi atau oper gigi.

Sementara itu, untuk kopling hidrolik ada hal yang perlu diingat, yaitu perihal pengecekan master kopling secara rutin. Karena model hidrolik, master kopling menjadi bagian yang penting karena untuk mengatur tekanan pada kopling hidrolik. Periksa bagian ini. Biasanya persneling mobil jadi susah masuk gigi diakibatkan karena adanya kebocoran di master kopling. Kalau ditemukan kebocoran, tekanan pada hidrolik yang dihasilkan juga tidak akan menjadi sempurna.

Itu tadi beberapa bagian yang bisa dicek atau diperiksa ketika persneling mobil Mas Bro susah masuk gigi. Kalau masih ragu bagaimana cara mengeceknya, lebih baik disarankan untuk langsung pergi ke bengkel terdekat atau ke langganan Mas Bro saja. Tapi perlu diingat juga, saat berkendara tidak perlu tergesa-gesa karena persneling mobil Mas Bro sedang dalam keadaan kurang fit.

Kondisi persneling yang kurang fit hingga masuk atau oper gigi jadi susah itu karena buah dari perlakuan kita kepada mobil kesayangan. Sebut saja misalnya penggantian oli yang seharusnya dilakukan rutin berkala, malah sering dilewatkan. Apalagi, ada beberapa bagian yang berpengaruh terhadap kinerja persneling.

Antisipasi

Demi menghindari persneling mobil susah masuk atau oper gigi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Seperti yang disebutkan di atas sebelumnya, rajin mengganti oli berkala secara rutin untuk pengecekan berkala hingga menggunakan alat hidrolik untuk pengecekan lainnya sangat penting dilakukan.

Oli yang dimaksud di sini adalah oli transmisi atau oli gir boks. Imbauan bagi para pemilik mobil, rajinlah mengganti oli transmisi di interval 10 ribu km. Atau bisa juga mengganti oli transmisi setiap dua kali penggantian oli mesin.

Oli gir boks atau oli transmisi juga merupakan salah satu komponen yang wajib dilakukan pengecekan. Banyak pengguna kendaraan sering melupakan hal ini. Selain oli transmisi, usahakan juga para pemilik mobil mengganti oli gardan.

Khusus untuk mobil berpenggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD), oli gardan juga wajib diganti pada interval waktu yang sudah ditentukan. Kendati rajin mengganti oli transmisi, jangan melupakan pengecekan di bagian transmisi dan kopling.

Bagian transmisi dan kopling juga wajib mendapat sentuhan setidaknya setiap 20 ribu km. Cek komponen seperti pelat kopling, matahari, hingga syncromesh ring.

Untuk komponen syncromesh ring memang perlu diketahui lebih detail. Bagian ini berfungsi untuk menyamakan putaran antara roda gigi transmisi. Putaran yang sama akan membuat proses perpindahan gigi menjadi lebih mudah dan halus. Ketika syncromesh ring ini mengalami aus atau bermasalah, maka proses untuk menyamakan kecepatan antara masing-masing roda gigi akan menjadi sulit sehingga mengakibatkan gigi persneling mobil susah masuk.

Segera ganti komponen di area transmisi dan kopling yang sudah terindikasi rusak. Terpenting lagi adalah cara berkendara juga sangat mempengaruhi keawetan kopling dan transmisi. Sayangilah kendaraan Mas Bro dengan mengganti gigi di timing yang pas.

SAMPAIKAN KOMENTAR