Ini Dia Drop-Top Anyar Penerus Ferrari 488 Spider!
12
Sep
0 Comment Share Likes 165 View

Kabar terbaru datang dari keluarga drop-top alias atap terbuka Ferrari V8. Pasalnya, produsen mobil kenamaan ini telah meluncurkan penerus Ferrari 488 Spider yang  diberi nama F8 Spider. Mobil ini juga berbagi mesin V8 twin-turbo dan wajah identik dari F8 Tributo yang sudah mengaspal lebih dulu.

Ferrari memang selalu berusaha merakit mobil-mobil penerus yang semakin ringan dan cepat. Mesin yang digunakan pada F8 Spider sendiri merupakan hasil pengembangan dari basis yang berhasil menyabet gelar International Engine of the Year selama empat tahun berturut-turut. Mesin tersebut adalah mesin delapan silinder berkapasitas 3,9 liter yang terpasang persis di belakang kabin. Mesin ini diklaim mampu menghasilkan tenaga sebesar 710 tenaga kuda pada 8.000 rpm dengan torsi mencapai 770 Nm pada 3.250 rpm. Kemampuan utamanya juga diklaim bebas turbo lag, sehingga dapat melesat dari kecepatan 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 2,9 detik saja. Bobotnya juga berkurang hampir 10 kg berkat penggunaan material titanium pada con-rod, crankshaft, dan flywheel. Tidak hanya itu, penggunaan materi tersebut juga meningkatkan respons mesin berkat rotating parts yang lebih ringan.

Performa mesin yang tinggi dari mobil Ferrari F8 Spider ini memang butuh dibarengi dengan dinamisme handling yang mempuni. Oleh karena itu, Ferrari menambahkan sistem canggih FDE+ (Ferrari Dynamic Enhancer) yang bisa diaktifkan pada mode RACE. FDE+ ini mengatur tekanan kaliper rem di setiap roda saat menikung dan membantu kontrol terbaik untuk memanfaatkan seluruh potensi mesin secara optimal.

Mobil Ferrari F8 Spider ini menggunakan inovasi aerodinamika yang terinspirasi dari Ferrari GT dan Challenge Racing Experience. Inovasi aerodinamika ini sendiri diklaim mampu meningkatkan efisiensinya hingga 10 persen. Fitur yang menjadi salah satu fitur utama pada bagian eksterior mobil ini adalah atap lipat yang dapat terpasang dalam waktu 14 detik. Pengoperasian buka tutup atap ini juga bisa dilakukan sambil berjalan dalam kecepatan hingga 45 km/jam. Sedangkan untuk desain kokpitnya, mobil ini dibuat lebih sederhana namun tetap mengutamakan kenyamanan pengendara atau driver-oriented. Seluruh kontrol performa mobil juga dapat diakses melalui lingkar kemudi. Perpaduan material kulit, aluminium dan serat karbon pada bagian interiornya juga membuat mobil ini terlihat ringan.

SAMPAIKAN KOMENTAR