Ini Dia 5 Sirkuit Balap Legendaris di Dunia
10
Jun
0 Comment Share Likes 118 View

Kalau bicara soal mobil balap tentu tidak akan lepas dengan arena sirkuitnya, dan di antara banyaknya sirkuit internasional yang ada di seluruh dunia tentu ada sirkuit balap paling legendaris. Sirkuit adalah saksi bisu ajang balap, momen salip-menyalip di tikungan maupun trek lurus, hingga riuh gembira dan tangis kala insiden terjadi. Berbagai sejarah balap tercipta di sirkuit. Berbagai cerita mengenai persaingan sengit, perjuangan para atlet balap tumpah ruah di arena aspal ini.

Sirkuit bukan sekadar venue tempat berlangsungnya pertandingan saja, melainkan menjadi bagian pertandingan itu sendiri. Ini lantaran setiap sirkuit punya karakter dan ciri masing-masing. Setiap lurusan, belokan, tikungan tajam, tanjakan, dan turunan menjadi arena yang harus dijajal dengan performa terbaik yang dimiliki setiap pembalap.

Lalu sirkuit balap terbaik itu seperti apa?

Langsung saja, berikut adalah 5 sirkuit balap paling legendaris di muka bumi.

 

Nurburging, Jerman

Nama Nurburging sebagai sirkuit balap legendaris sepertinya tidak usah diragukan lagi. Bagi para car enthusiast, sirkuit ini sudah sangat terkenal dan sakral di dunia motorsport. Alasannya, Nurburging merupakan sirkuit yang dianggap memiliki komposisi desain lintasan dan tantangan paling komplit. Dengan jumlah belokan yang lebih dari 154 belokan dan lebar jalan yang sempit membuat Nürburgring menjadi sangat menantang untuk ditaklukan. Secara keseluruhan, lintasan Nürburgring memiliki struktur elevasi yang berubah-ubah. Lintasan jalannya tidak halus alias agak bumpy, ketambahan lagi dengan banyaknya tanjakan dan turunan.

Bukan saja punya komposisi karakter jalan yang lengkap, Nurburging juga disebut sebagai sirkuit balap terpanjang dengan total panjang lebih dari 20 km. Bisa dibayangkan, mobil dipacu kencang selama 20 km!

Karakteristik sirkuit yang beragam juga membuat Nürburgring menjadi salah satu sirkuit yang sangat berbahaya di dunia. Maka tidak aneh jika julukan The Green Hell melekat di sirkuit yang berlokasi di Jerman ini. Di balik suasana asri dan hijaunya pepohonan di sekitaran sirkuit terdapat sebuah “neraka” yang sudah banyak menyiksa siapa yang berani menjajalnya. Banyak sekali kecelakaan bahkan sampai kematian terjadi di sirkuit “neraka hijau” ini.

Salah satu momen historis paling diingat adalah rivalitas legendaris pembalap Formula 1 antara Niki Lauda dan James Hunt pada tahun 1976. Kala itu, Niki Lauda mengalami kecelakaan mengerikan di Nürburgring hingga nyaris tewas. Kecelakaan tersebut membuat Lauda mengalami luka bakar serius dan keracunan gas beracun. Namun, berkat rivalitas dan dedikasi yang luar biasa, selang 6 minggu kemudian Niki Lauda kembali bertanding pasca kecelakaan dengan kondisi yang belum sepenuhnya pulih.

Desain sirkuit serta karakteristik Nürburgring yang komplit kerap menjadi sasaran produsen mobil sebagai arena uji coba mobil mereka. Mulai dari city car hingga kelas sport atau exotic sudah banyak yang diuji coba performanya di sini. Tidak hanya itu saja, para pabrikan mobil juga seringkali bersaing dalam lap time dan memajang hasilnya sebagai salah satu nilai jual mobil mereka tersebut. Alhasil, bisa disebut bahwa Nürburgring telah menjadi tolak ukur yang valid untuk kehandalan sebuah mobil.

 

Spa-Francorchamps, Belgia

Sirkuit Spa-Francorchamps juga sering disingkat Spa. Spa merupakan sirkuit berkarakter lintasan roller coaster. Karakter ini didapat lantaran lintasannya didominasi oleh turunan dan tanjakan berkecepatan tinggi.

Spa disebutkan memang didesain dengan speed in mind sehingga tidak memiliki banyak belokan ataupun tikungan tajam. Inilah yang menjadikan para pembalap akan sering flat-out. Belokannya tidak banyak yang tajam sehingga pembalap tidak perlu sering mengangkat kaki kanannya saat berbelok bahkan terkadang tetap flat-out alias gaspol. Karakter kecepatan inilah yang seringkali membuat Spa dikenal sebagai sirkuit adu nyali atau adu mental, angkat kaki kanan sedikit saja bisa langsung disusul dengan pembalap lain yang lebih bernyali. Alhasil, kecepatan tinggi banyak muncul di sirkuit ini, bahkan kebanyakan belokan di sirkuit balap legendaris Spa ini dilalui dengan kecepatan lebih dari 290 km/jam! Ini jelas jadi sebuah "neraka" juga, sih. Maka tidak sedikit juga yang menyebutkan bahwa Spa adalah Nürburgring versi Belgia.

Salah satu belokan di Spa yang paling menarik perhatian adalah Eau Rouge. Belokan ini merupakan bagian sirkuit paling legendaris dalam dunia balap mobil. Bahkan Fernando Alonso menyebut Eau Rouge sebagai belokan terindah di dunia. Di belokan ini, mobil akan berbelok menanjak dengan sangat cepat. Akselarasi Formula 1 di belokan ini dapat mencapai kekuatan daya tarik hingga 4,4 G. Bagaimana sih rasanya 4,4 G itu? Sebagai perbandingan untuk dibayangkan saja, tarikan mobil supercar adalah 1,2 G, bahkan astronot di pesawat ulang-alik take off memiliki tarikan 3,2 G. Bisa cukup kebayang, nggak kekuatan daya tarik 4,4 G? Hehehe ...

Dari video Alonso tentang Eau Rouge yang dilansir Chanel Formula 1 dijelaskan bahwa belokan ini memiliki perubahan elevasi sebesar 40,8 m. Angka tersebut hampir sama dengan tinggi gedung 12 tingkat atau tumpukan 28 mobil.

Sama seperti Nürburgring, Spa juga dikenal sebagai sirkuit kecepatan tinggi yang kerap memakan banyak korban. Insiden paling memoriam adalah kejadian tahun 1960 dimana dua pembalap Formula 1, Chris Bristow dan Alan Stacey meninggal dalam kurun waktu 15 menit. Sebelumnya, pembalap Stirling Moss juga mengalami kecelakaan parah pada sesi latihan.

 

Circuit de Monaco, Monako

Monaco sebagai negara kecil juga ternyata punya sirkuit legendaris dunia. Sepertinya sudah tahu semua, ya. Circuit de Monaco merupakan salah salah satu sirkuit bermodel jalanan alias menggunakan jalan umum yang disulap menjadi sirkuit balap. Dari berbagai sumber yang dihimpun menyebutkan bahwa proses persiapan dan pembuatan sirkuit ini memakan waktu sekitar 6 minggu. Berbeda dengan trek Nurburging dan Spa yang dikelilingi pepohonan, Monaco justru dikelilingi pemukiman dan perhotelan di area pinggir pantai.

Seperti sirkuit balap legendaris lainnya, desain lintasan Monaco juga punya banyak tanjakan dan turunan, tikungan tajam, dan yang paling terkenal, lebar jalannya yang cenderung sempit. Karakteristik sirkuit balap ini kemudian menjadikannya sebagai salah satu sirkuit paling menantang di ajang balapan mobil. Terlebih lagi, faktanya Monaco dikenal sebagai sirkuit yang secara umum justru kurang aman dibanding sirkuit lainnya di ajang Formula 1.

Bahkan disebutkan, belokan terpelan di sirkuit mencapai kecepatan maksimal 48 km/jam, sedangkan belokan tercepatnya bisa menyentuh 260 km/jam. Selain itu, di sirkuit dalamm kota Monaco ini juga terdapat area terowongan yang populer. Terowongan ini terkenal lantaran suara raungan mobil balap akan semakin merdu nan garang untuk didengar. Selain itu, terowongan ini juga merupakan salah satu area tercepat sehingga mobil akan melintasinya dengan kecepatan tinggi.

Area terowongan ini menyisakan cerita dari pembalap yang disebut area sulit. Para pembalap akan merasakan perubahan cahaya dari terang ke gelap lalu terang kembali. Melaju dengan kecepatan tinggi serta perubahan cahaya tentu membutuhkan konsentrasi serta kemampuan adaptasi mata yang cepat juga. Bukan itu saja, saat keluar dari terowongan, pembalap harus melakukan hard brake untuk berbelok, dan di sinilah seringkali terjadi kecelakaan.

Sirkuit Monaco juga menuntut para pembalap untuk tidak melakukan kesalahan kecil. Tembok pembatas yang cenderung dekat karena lebar jalanan yang sempit ternyata tidak membuka peluang pembalap melakukan kesalahan bermanuver dan melakukan perhitungan. Puncaknya pembalap bisa saja keluar pertandingan atau bahkan mengalami kecelakaan fatal. Sempitnya jalan Sirkuit balap legendaris Monaco juga membuat overtaking atau menyalip sulit untuk dilakukan. Oleh karena itu, posisi grid dan strategi pit merupakan dua faktor yang penting sebagai penentu kemenangan.

Informasi menariknya, GP Monaco disebut juga sebagai salah satu dari “Tiga Mahkota Motorsport” (Triple Crown of Motorsport) yang merupakan pencapaian atau prestasi bergengsi dalam karir seorang pembalap mobil.

 

Circuit de la Sarthe, Perancis

Circuit de la Sarthe menjadi terkenal dan legendaris berkat Le Mans. Ya, Le Mans yang jadi ajang balapan mobil 24 jam paling populer di dunia. Lalu apa hubungannya Sirkuit balap yang berlokasi di Perancis ini? Circuit de la Sarthe adalah tempat kelahiran Le Mans. Sirkuit ini telah menjadi saksi drama Le Mans dari awal sampai sekarang. Bagaimana cerita perjuangan, kegembiraan, kekecewaan sampai kematian terjadi.

Panjang trek yang mencapai 13,6 km menjadikannya sebagai salah satu sirkuit terpanjang di muka bumi. Belum lagi ditambah desainnya yang didominasi trek lurus panjang yang otomatis menjadikannya sebagai tempat high speed racing. Bayangkan saja, hingga 85% dari waktu lap di sirkuit ini dihabiskan dengan full throttle alias gaspol! Alhasil, rekor kecepatan pun tercipta di sirkuit ini. Kecepatan tingginya rata-rata menyentuh 367 km/jam, bahkan pada tahun 1988 pernah mencapai 407 km/jam!

Namun pasca perombakan regulasi FIA yang memutuskan bahwa panjang trek lurus sebuah lintasan balap tidak lebih dari 2 km, maka dirombak juga Circuit de la Sarthe ini. Sehingga rekor kecepatan pun menurun hingga menjadi di kisaran 250 km/jam.

 

Suzuka, Jepang

Sirkuit balap legendaris di dunia kali ini tidak berasal dari benua Eropa, melainkan Asia. Jepang sebagai salah satu kiblat otomotif di dunia pun punya sirkuit balap legendaris, yakni sirkuit Suzuka. Namanya tidak asing lantaran selalu menjadi langganan Formula 1, dan sirkuit milik pabrikan Honda ini sarat Sejarah yang kuat.

Sejak dibangun di 1962, Suzuka tidak banyak mengalami perubahan. Desain lintasannya merupakan figure 8 (angka 8), yang merupakan konfigurasi yang cukup jarang. Lintasan sirkuit ini mengalir dengan sangat baik. Perpaduan antara high speed dan juga belokan yang bervariasi membuat Suzuka menjadi salah satu sirkuit yang fun to drive bagi para pembalap.

Testimoni sirkuit Suzuka pun bermunculan, mulai dari Fernando Alonso, Jenson Button, Nico Hulkenberg, Valtteri Bottas, Sebastian Vettel sampai pembalap legendaris Ayrton Senna, semua memuji Suzuka. Namun bukan jadi favorit para pembalap saja, Suzuka banyak merekam sejarah fenomenal motorsport dunia. Salah satunya adalah duel sengit Ayrton Senna dan Alain Prost atau pertarungan dramatis Niki Lauda dan James Hunt yang memperebutkan gelar juara dunia Formula 1.

Demikian tadi ulasan 5 sirkuit balap terbaik di dunia. Menurut Pria Intersport mana nih yang jadi sirkuit terbaik? Atau punya nama sirkuit lain?

SAMPAIKAN KOMENTAR