Ingin Tau Ukuran Ideal Ganti Velg, Ada Aplikasinya Loh
12
Mar
0 Comment Share Likes 121 View

Modifikasi merupakan sebuah keharusan bagi para pecinta otomotif. Salah satu alasannya adalah membuat kendaraan kesayangan jadi lebih sempurna serta lebih merepresentasikan sang pemilik mobil dengan kendaraan kesayangannya.

Beragam modifikasi dilakukan oleh para pemilik mobil baik modifikasi ringan hingga modifikasi berat. Nah untuk modifikasi berat umumnya meliputi, penggantian mesin, atau penggantian part pada mesin yang meningkatkan tenaga, hingga merombak struktur body mobil.

Untuk kategori modifikasi ringan umumnya meliputi penggantian velg original atau OEM dengan aftermarket, menambahkan perangkat audio yang lebih mutakhir, menambahkan decal pada body mobil dan masih banyak lagi.

Tapi umumnya ketika sang pemilik mobil melakukan modifikasi, hal pertama yang dilakukan adalah mengganti velg OEM atau velg asli dari mobilnya dengan velg lain. Baik mengganti dengan velg OEM dari mobil lain yang memiliki desain yang lebih bagus hingga mengganti dengan velg buatan aftermarket yang banyak dijual di pasaran.

Umumnya para pemilik kendaraan mengganti velg OEM mobil kesayangan mereka dengan velg yang berukuran lebih besar dan lebih lebar. Tapi tak sedikit pula para pemilik mobil yang mengganti velg berukuran lebih kecil namum dengan ukuran yang lebih lebar.

Pada dasarnya, mengganti sebuah velg itu memiliki efek samping pada mobil kita. Jika kita mengganti dengan ukuran yang lebih besar, tentu akan membuat konsumsi bbm jadi sedikit lebih boros lantaran bobot velg yang lebih besar. Atau tak sedikit pula yang top speed dari mobil jadi berkurang lantaran mengganti dengan ukuran yang lebih kecil.

Saat kita mengganti velg mobil sebenarnya ada aturan yang harus kita ikuti agar tidak memberikan dampak yang besar pada mobil kita. Sebagai contoh untuk mengganti velg yang lebih besar, maksimal penggantian velg adalah 2 inci lebih besar atau 2 inci lebih kecil.

Jika kita mengganti 2 inci lebih besar, tentu kita harus mencari profil ban yang lebih tipis pula agar sesuai dengan diameter ban standar. Sebaliknya, jika kita mengganti velg dengan ukuran yang lebih kecil, kita bisa menggunakan ban yang profilnya lebih tebal dari ukuran OEM.

Mengapa kita harus mengacu pada aturan tersebut? Hal tersebut lantaran berkaitan dengan konsumsi bbm hingga akselerasi dari sang mobil. Jika kita tidak mengikuti acuan tersebut tentu semua yang telah diperkirakan oleh pabrikan akan kacau balau.

Nah untuk mengetahui agar tetap maksimal saat kita mengganti velg, sebenarnya ada beberapa aplikasi yang dapat kita gunakan. Aplikasi tersebut dapat kita download baik di app store atau di play store. Nah untuk para pengguna android, kita bisa mengunduh Tire Size Calculator. Sebenarnya tak hanya aplikasi Tire Size Calculator saja, tapi ada aplikasi serupa yang bisa kita download dan kita gunakan.

Kita ambil contoh menggunakan Tire Size Calculator. Ketika kita menggunakan aplikasi tersebut, kita bisa mengetahui baik perbandingan perubahan ukuran diameter ban mobil kita bahkan hingga perubahan kecepatan mobil kita.

Sebagai contoh, kita masukkan ukuran standar ban mobil kita adalah lebar 195 kemudian tinggi 65 dan ukuran velg 15 inci. Kita mengganti dengan ukuran lebar 195 tinggi 50 dengan velg berukuran 17 inci. Nah hasil yang keluar adalah penggantian velg dan ban dengan ukuran ini direkomendasikan. ban baru yang mobil anda gunakan -1,21% lebih kecil. Ketika sedang berkendara dan speedometer kalian menunjuk angka 100 km/jam, maka sebenarnya mobil kalian sedang berjalan dengan kecepatan 98,79 kilometer per jam.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR