Holden Kingswood HQ Station Wagon, Australian Outside American Inside
26
Apr
0 Comment Share Likes 318 View

Mungkin untuk para pecinta muscle car di Indonesia, memiliki sebuah Holden adalah sebuah awalan yang wajib sebelum memiliki sebuah American Muscle. Tapi jika dilihat sejarahnya ke belakang, memang ada sedikit kesinambungan antara Holden dengan sebuah American Muscle. Salah satu yang bisa dilihat adalah bentuk body dan produsen dari mobil tersebut.

Di Indonesia, populasi Holden memang lebih banyak ketimbang sebuah mobil Amerika. Tapi, seiring dengan perkembangan zaman, kini populasi Holden di Indonesia semakin sedikit. Salah satu hal yang membuat populasi mobil ini semakin terkikis adalah image boros yang begitu melekat pada Holden.

Tapi hal tersebut tidak berlaku untuk salah satu anak muda ini yaitu Dewa Arthur. Pria yang tinggal di kawasan Jakarta selatan ini begitu melekat dengan brand Holden. Mengapa begitu? Karena ia memiliki sebuah Holden Primer berkelir merah lansiran tahun 1972 yang ia miliki secara turun menurun. Ya, mobil dengan plat nomor yang begitu fenomenal tersebut telah dimiliki sejak baru di tahun 1972 silam.

Tapi, di tahun 2011 mungkin anda pernah melihat Dewa mengendarai Holden lain selain Holden Primer yang dimilikinya. Ya, ia memang memiliki sebuah Holden Kingswood HQ Station Wagon lansiran tahun 1973. Mobil tersebut begitu terkenal dengan nama Zombie.

Zombie? Ya mobil tersebut diberi nama Zombie lantaran ia menemukan mobil ini disebuah tempat dan sudah sangat lama “jogrog”. Kondisi mobil ini ketika diambil begitu mengenaskan dan bahkan sangat membutuhkan effort untuk membangun mobil ini.

Bicara soal Holden Station Wagon, bisa dibilang jenis ini sangat langka. Langkanya mobil ini bukan serta merta hanya masuk sedikit ke Indonesia kala itu. Tapi image mobil yang panjang dan besar serta identik dengan mobil mayatlah yang membuat hanya sedikit ingin meminang mobil tersebut kala itu.

Karena itulah Holden dengan jenis Station Wagon tersebut jadi langka saat ini. Menurut Dewa, hingga saat ini jumlah Holden Station Wagon yang bisa jalan dengan baik jumlahnya sangat sedikit kurang lebih 20 unit saja di Indonesia.

Balik lagi ke Holden Kingswood HQ Station Wagon milik Dewa. Sebelum dewa memutuskan untuk merestorasi si “Zombie” mobil ini memang sempat digunakan oleh Dewa wara wiri. Sebelum masuk ke tahap restorasi, Dewa mengumpulkan part untuk Holden Kingswood HQ Station wagonnya.

Waktu untuk mengumpulkan printilan mobilnya tersebut memakan waktu yang tidak sebentar yaitu mencapai 2 tahun. Salah satu alasan Dewa tidak membangun mobil sambil mengumpulkan barang adalah karena Dewa adalah tipikal yang ingin mengumpulkan partnya terlebih dahulu sampa lengkap, baru melakukan restorasi.

Tapi, ketika masuk tahun 2016 dimana ia mulai melakukan Restorasi pada mobilnya, aral melintang pun menghampirinya. Bisa dibilang kondisi body dari si “Zombie” cukup mengenaskan. Bisa dibilang bagian bawah body dari Holden Kingswood HQ Station Wagonnya sudah dijangkit karat begitu banyak. Namun pada bagian atasnya masih tidak terlalu banyak.

Akhirnya, Dewa pun memilih untuk mencari body lain untuk didonorkan kepada Zombie. Setelah mendapatkan body baru dan memindahkannya, restorasi pun dimulai. Dari mulai restorasi hingga selesai pun memakan waktu yang tidak sebentar. Ia memakan waktu 2 tahun untuk menyelesaikan mobil tersebut.

Kelir silver pun dipilih oleh Dewa untuk Holden Kingswood HQ Station Wagonnya. Bagian interiornya masih menggunakan versi standarnya namun hanya di retrim berwarna hitam. Nah bagian door trim, Dewa menggunakan milik Holden Statesmen. Sedangkan bagian cluster meter, Dewa menggunakan speedo meter milik Holden GTS berikut dengan stirnya.

Bagian yang paling sulit mengumpulkan printilan untuk Kingswood Station Wagonnya adalah menemukan lis lis dek bagian baris ketiga. Dek mobil tersebut selain dibalut kulit berwarna hitam, terdapat lis lis krom juga sebagai pemanis.

Beragam aksesori dan part dari Holden lain pun disematkan oleh Dewa. Salah satunya adalah kaca bagasi belakang. Sebenarnya untuk varian dari Holden Kingswood HQ Station Wagon milik Dewa, kaca bagian belakangnya bisa dibuka namun masih di engkol manual untuk membukanya. Namun Dewa melakukan upgrade dengan menyematkan power window. Nah power Window tersebut bukanlah modifikasi melainkan menggunakan tipe dari Vacationer.

Untuk kaki kaki dari Holden Kingwood HQ Station Wagon milik Dewa ini masih menggunakan kaki kaki yang masih standar. Tapi ada sedikit ubahan yang terletak pada gardan belakang yang menggunakan milik Statesmen. Kemudian per depan menggunakan Heavy Duty.

Penggunaan per Heavy Duty tersebut bukanlah tanpa alasan, per tersebut disematkan untuk dapat menahan beban dari mesin yang bertengger di engine bay. Ya, mesin enam silinder 202 milik Holden ditanggalkan dan diganti dengan mesin V8 Chevrolet Gen 1 350. Mesin V8 tersebut masih dibiarkan standar hanya saja ada sedikit penyesuaian pada bagian camshaft.

Mesin standar tersebut dipadukan dengan transmisi 3 kecepatan yang masih dipadukan dengan tongkat transmisi dibagian atas. Ya, tongkat transmisi mobil ini masih berada dibelakang stir. Nah untuk urusan velg, Dewa hanya menggunakan velg standar dari Monaro GTS tapi dimodifikasi sedikit. Velg standar dari Monaro GTS berukuran 14 inci, tapi Dewa memodifikasinya dengan menaikkan ukuran velgnya jadi 15 inci. Velg tersebut dibalut dengan ban pakai milestar ukuran 245/60/15 di bagian belakang dan 215/65/15 di bagian depan.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR