Hati-Hati, Ini Ciri-Ciri Kampas Kopling Mobil Mulai Habis
07
Apr
0 Comment Share Likes 902 View

Salah satu komponen vital dalam sebuah mobil transmisi manual adalah kopling. Jadi tidak alasan untuk tidak merawat kondisi kopling biar tetap sehat. Banyak gejala yang bisa menjadi ciri kalau kampas kopling mobil sudah mulai habis atau mengalami kerusakan. Kalau hal ini terjadi, tentu saja harus segera dilakukan pergantian.

Nah, tanpa panjang lebar, ini dia ciri-ciri kopling mobil mulai habis.

  1. RPM Sering Meninggi

Ciri pertama dari kopling mobil mulai habis adalah RPM atau putaran mesin sering meninggi. Kondisi ini tanpa diimbangi dengan kecepatan mobil yang normal. Secara sederhana, kalau biasanya untuk menempuh kecepatan 40 km/jam perlu gigi 3, dan RPM mesin hanya sekitar 2.000 RPM. Tapi kalau kondisi kampas kopling sudah mulai tipis sebagai ciri kampas kopling mobil mulai habis, maka pada kondisi yang sama RPM mesin bisa menyentuh RPM 3.000 RPM bahkan lebih di atasnya, bro.

Hal ini terjadi lantaran ada slip kopling. Nah, slip kopling ini disebabkan karena permukaan kampas kopling yang mencegah terjadinya slip sudah terkikis habis, bro.

  1. Akselerasi Lemah

Slip kopling juga mengakibatkan akselerasi mobil menjadi lemah. Saat pedal gas mulai diinjak tapi tidak peningkatan akselerasi secara signifikan juga termasuk ciri kampas kopling mobil mulai habis, bro. Waktu pedal gas diinjak, mobil hanya akan meraung keras tapi tidak ada tenaganya.

Gejala ini tentu saja bukan hanya mengganggu melainkan juga berbahaya. Bayangkan saja, kalau mobil harus melewatai jalanan menanjak dan tidak ada tenaga untuk terus bergerak. Bukan hanya mobil sendiri yang terancam bahaya, mobil lain di belakangnya pun tentu akan terancam bahaya juga.

  1. Ada Suara Gemuruh Saat Kopling Diinjak

Untuk yang belum tahu, kopling sebenarnya bekerja dengan memanfaatkan gesekan antar dua jenis plat, plat kopling dann plat penekan. Nah, suara mirip gemuruh ini disebabkan karena gesekan antar plat tersebut. Plat kopling adalah piringan yang dilapisi bahan seperti keramik yang kita sebut kampas kopling, sementara plat penekan terbuat dari logam tebal. Selama kampas kopling masih dalam kondisi baik, saat bergesekan tentu tidak akan timbul suara apapun karena lapisan kampas yang selain mencegah selip juga meredam bunyi gemuruh. Saat kampas kopling mobil sudah mulai habis, suara tidak wajar akan terdengar jelas saat dioperasikan.

  1. Susah Oper Gigi

Ciri kopling mobil mulai habis lainnya adalah susahnya oper gigi. Sepertinya ini gejala yang paling sering dirasakan, yang padahal bukan berarti dari kopling juga. Nah, kalau ada hubungannya dengan kopling itu berarti permasalahan terjadi karena plat kopling dan plat penekan melekat ketika pedal kopling diinjak atau ditekan. Hal ini kemudian menyebabkan putaran mesin ke transmisi belum sepenuhnya terbebas. Itulah sebabnya gigi jadi susah dioper.

  1. Pedal Kopling Tinggi

Ciri kopling mobil mulai habis selanjutnya adalah pedal kopling terasa lebih tinggi daripada biasanya. Jika setelah kopling ditekan atau diinjak dan perlu waktu lama untuk melepas kopling atau terasa lebih tinggi serta mobil pun lambat berakselerasi, ini artingya ada masalah. Umumnya kopling akan bekerja jika diangkat secara sewajarnya. Jika merasakan hal ini, artinya kampas kopling mobil perlu diperhatikan sebelum kerusakannya merembes ke komponen mobil lainnya.

Penyebab Kopling Cepat Habis

Lalu apa penyebab kampas kopling mobil bisa habis?

Kampas mobil habis bukan tanpa sebab, dan penyebabnya bisa bermacam-macam. Biasanya penyebabnya terjadi dari kebiasaan dan cara mengemudinya. Berikut ini adalah beberapa penyebab kampas mobil bisa cepat habis alias aus.

Kopling Gantung

Kebiasaan kopling gantung ini seharusnya bisa sangat dihindari. Kebiasaan yang selalu menaruh kaki di atas pedal kopling baik saat tidak digunakan akan menggerus ketebalan kopling lantaran sering terjadi penekanan pada kopling sedikit demi sedikit.

Jika kopling tidak digunakan, hendaknya jangan menaruh kaki di atas pedal kopling agar kopling pun tidak mengalami penekanan meskipun sedikit. Menghindari kebiasaan ini tentu mampu membuat kampas kopling mobil bisa lebih tahan lama atau awet. Terlebih lagi, kaki jadi tidak pegal.

Setengah Kopling

Prinsipnya sama dengan kopling gantung sebelumnya, teknik setengah kopling ini sering digunakan oleh banyak pengemudi saat mobil sedang idle di tanjakan. Memang tidak dilarang, namun hendaknya hati-hati dengan teknik ini. Jangan sering menggunakannya karena akan menyebabkan kampas kopling mobil cepat habis. Selain itu, jika sering melakukan teknik ini kopling pun akan mengeluarkan bau hangus.  Nah, jika mobil sudah dalam keadaan tenang segeralah lepas koplingnya.

Kopling Galak

Siapa yang suka mainin kopling nih, bro?

Kopling mobil bisa jadi mainan pengemudinya itu bukan rahasia lagi sepertinya. Kebiasaan menginjak kopling secara konstan akan membuat penekanan sehingga cepat membuat koplingnya aus. Pengemudi yang memainkan kopling tampak seperti mobil yang ugal-ugalan alias kopling galak. Padahal, nantinya kebiasaan ini bisa diganjar biaya yang tidak sedikit untuk pergantian kopling.

Tips Memastikan Kondisi Kampas Kopling

  1. Nyalakan mesin mobil
  2. Aktifkan Rem tangan
  3. Oper gigi mobil ke posisi gigi satu
  4. Lepaskan pedal kopling mobil dan di saat bersamaan gunakan kaki yang lain untuk menginjak pedal rem dan gas secara bersamaan dan perlahan
  5. Amati keadaan mobil, jika mesin mobil mati maka kampas kopling akan mati ketika pedal kopling diangkat. Sebaliknya, mesin akan tetap menyala walaupun pedal kopling sudah dilepas.

Demikian tadi sedikit informasi terkait ciri-ciri kampas mobil mulai habis dan cara mengetahui permasalahannya. Segera lakukan perbaikan jika kampas kopling mengalami tanda-tanda yang sudah dijelaskan tadi. Perbaikan secepatnya tentu untuk menghindari sesuatu yang buruk saat berkendara. Kerusakan atau permasalahan dari kopling bisa merembes ke komponen lain, oleh karena itu berhati-hatilah.

SAMPAIKAN KOMENTAR