Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Membaca Spesifikasi Mobil
25
Jul
2019
0 Comment Share Likes 690 View

Seringkali kita kebingungan ketika memilih mobil impian untuk dibawa pulang. Dewasa ini memang ada begitu banyak jenis mobil dengan spesifikasi yang berbeda-beda. Sebelum memutuskan mobil mana yang akan kita beli, biasanya kita akan melihat spesifikasi mobilnya terlebih dahulu. Pihak showroom juga biasanya akan memberikan beberapa brosur untuk membandingkan fitur-fitur yang ditawarkan oleh beberapa merek mobil yang berbeda. Tetapi masih banyak orang yang bingung tentang cara mencari informasi penting yang harus diperhatikan ketika membaca spesifikasi mobilnya. Nah, karena itu, kali ini kita akan bahas hal penting yang perlu diperhatikan pada spesifikasi mobil supaya tahu secara lengkap tentang mobil yang akan kita beli. Yuk, langsung disimak, Bro!

  1. Kapasitas

Biasanya, data spesifikasi mengenai kapasitas mesin yang tertera di dalam brosur-brosur sudah cukup mendetail. Dari torsi, daya maksimum, sistem suplai bahan bakar sampai momen puntir. Tapi untuk memahami secara umum kapasitas sebuah mobil, bisa dilihat dari tipe mesin, system suplai bahan bakar, isi silinder yang menunjukkan cc mobil dan daya maksimum atau tenaga kuda yang dihasilkan oleh mobil tersebut.

Saat ini, efisiensi memang merupakan tren yang mendominasi pembelian mobil. Pertimbangan dalam membeli mobil bukan semata-mata mesin kencang, tapi juga konsumsi bahan bakar yang irit. Kebanyakan orang berasumsi, bahwa makin besar kapasitas kendaraan, maka mobil tersebut juga akan menjadi semakin boros. Padahal belum tentu begitu. Karena dengan mobil berkapasitas besar, untuk mencapai jarak atau kecepatan tertentu, kita hanya memerlukan sedikit injakan gas. Sementara kalau kapasitasnya kecil, perlu usaha yang besar. Hal ini justru yang akan membuat mobil menjadi boros. Dengan dimensi yang sama, mobil berkapasitas besar justru lebih akan irit daripada mobil berkapasitas kecil.

 

  1. Interior

Tak bisa dipungkiri, interior merupakan bagian penting yang harus dipertimbangkan ketika memilih kendaraan. Kebanyakan masyarakat di Indonesia memang hanya membutuhkan mobil sebagai alat transportasi, bukan untuk balapan atau yang lainnya. Maka itu, masyarakat Indonesia pada umumnya akan melihat interiornya seperti apa. Karena umumnya masyarakat kita memiliki keluarga yang banyak, mobil yang dipilih pun harus nyaman. Maka itu perlu diperhatikan kenyaman joknya, luas kabinnya, jumlah bangkunya dan juga luas bagasinya.

Untuk menjamin kenyamanan interior ini sesuai dengan keinginan kita, sebaiknya kita cermati brosur, terutama pada bagian warna dan material jok. Biasanya akan ada pilihan fabric, leather/kulit dan sebagainya. Untuk bagian audio, cermati juga jenis tape yang disertakan dalam mobil. Apakah single atau double DIN, ukuran dan lokasi monitor, DVD, fitur USB interface, Bluetooth dan sebagainya.

 

  1. Eksterior

Saat kita menilai eksterior mobil, biasanya brosur memang tidak banyak dibutuhkan. Kita bisa melihat langsung bagian ini saat mengunjungi showroom atau test drive. Kita bisa melihat desain lampu, model gril, warna mobil, sampai dimensi bodi mobil. Tetapi tentu ada beberapa info detail yang spesifikasinya lebih mudah dilihat dari brosur, seperti ukuran ban atau pelek dan dimensi mobil.

Dimensi mobil juga tidak kalah penting. Bukan sekadar untuk menilai kenyamanan penumpang atau mengukur besarnya bagasi, tetapi juga untuk mencocokkannya dengan kondisi rumah. Data dimensi mobil membantu mencocokkan mobil yang akan dibeli dengan besarnya garasi atau car port di rumah kita.

Bicara soal dimensi kendaraan sendiri, ada beberapa istilah yang sekiranya harus kita ketahui, yaitu :

  • Panjang keseluruhan / Overall lenght (mm): panjang kendaraan diukur dari titik terdepan (bumper) sampai dengan titik terbelakang (termasuk ban carangan seperti pada jeep). Semakin panjang kendaraan semakin stabil dikendarai.
  • Lebar keseluruhan / Overall width (mm) : lebar body kendaraan dari sisi kiri kekanan, tidak termasuk kaca spion, Semakin lebar kendaraan semakin nyaman dikendarai.
  • Tinggi keseluruhan / Overall height (mm) : tinggi keseluruhan dari roda sampai plafon, Semakin tinggi kendaraan menjadi kurang stabil.
  • Jarak poros roda / Wheelbase (mm) : panjang diukur dari tengah poros roda depan sampai tengah poros roda belakang, kegunaanya semakin stabil kalau nilainya panjang, contoh pada suzuki katana yang wheelbasenya pendek dirasa kurang nyaman saat melewati polisi tidur.
  • Jarak pijak depan / Front tread (mm): jarak dari posisi roda kiri sampai tengah posisi roda kanan. Nilainya harus lebih rendah dari jarak pijak belakang untuk menjaga kestabilan saat menikung dengan kecepatan sedang.
  • Jarak pijak belakang / Rear tread (mm) : idem untuk roda belakang.
  • Jarak terendah / Ground clearence (mm): jarak dari gardan / differensial sampai kepermukaan tanah. Mobil jenis jeep mempunyai ground clearence lebih tinggi dari sedan, tapi bicara kestabilan mobil sedan pastinya lebih baik.
  • Radius putar minimum / Minimum turning radius : jarak putar minimun kendaraan dihitung dari posisi terluar pada perputaran 180". Semakin tinggi nilainya semakin kurang stabil saat menikung. Rata-rata pada angka 5 hingga 6 meter.

 

  1. Fitur

Selain bagian interior dan eksterior, fitur merupakan salah satu bagian penting bagi konsumen yang ditawarkan oleh produsen mobil. Fitur safety dan security, merupakan elemen utama yang biasanya dipromosikan dalam brosur mobil. Mobil dengan kelas yang sama, walaupun mereknya berbeda, biasanya akan menawarkan fitur yang kurang lebih sama.

Dari brosur juga, kita akan dapat menilai fitur keselamatan yang ada di mobil. Seperti teknologi lampu, jenis dan jumlah airbag, jumlah seatbelt, sistem rem (ABS/EBD), struktur rangka bodi yang menahan benturan, dan lain sebagainya. Kita juga bisa mengetahui aneka fitur pengunci atau security, seperti central lock, alarm pengaman, keyless entry dan sebagainya.

 

  1. Mesin

Bagian mesin merupakan bagian yang paling vital dari sebuah mobil dan karena itu merupakan bagian yang harus paling diperhatikan spesifikasinya. Banyak istilah mesin yang mungkin agak sulit untuk dipahami oleh orang awam atau yang sama sekali baru dengan dunia mobil. Sebaiknya, kita memang memahami arti istilah-istilah tersebut agar mengetahui jenis mesin yang ditanam di dalam sebuah mobil.

Yang pertama ada torsi dan tenaga. Torsi sendiri berarti gaya dorong yang diproduksi mesin. Jika torsi berbicara pada sisi akselerasi, maka tenaga berhubungan dengan kecepatan. Semakin cepat mobil melaju maka semakin besar tenaga yang dibutuhkan, begitu pula sebaliknya. Tenaga dihasilkan dari torsi dikalikan putaran mesin. Semakin cepat putaran mesin maka besaran tenaga semakin meningkat. Satuan putaran mesin ini biasanya menggunakan rpm.

Selain itu, perlu juga diketahui beberapa istilah berikut :

 

  • Jenis / Tipe mesin : Biasanya setiap pabrikan mobil memiliki kode tersendiri. Mesin biasanya berjenis segaris atau model V
  • Silinder / Cylinder : berapa silinder yang ada dalam mesin tersebut, semakin banyak angka semakin besar tenaga yang dihasilkan, misalnya silnidernya ada 4, 6, 8, atau 12.
  • Jumlah katup / number of valves : jumlah katup udara yang dimiliki, misalnya mesin 16 Valve, artinya mempunyai 8 katup udara masuk dan 8 katup udara keluar.
  • Isi silinder / Cylinder displacement(cc) : Berapa kapasitas mesin tersebut, semakin besar tenaga yang dihasilkan semakin besar pula, dengan konsekuensi pemakaian bensin lebih banyak pula.
  • Diameter x langkah / Bore x Stroke (mm) : Mesin punya ukuran ideal masing-masing untuk diameter x langkah pistonya untuk tenaga maksimal.
  • Perbandingan kompresi / Compression ratio : perbandingan dari volume ruang bakar terbesar dibagai dengan volume ruang bakar terkecil, semakin kecil nilainya semakin efisien.
  • Daya maksimum / Maximum output (PS/rpm) : Tenaga yang dihasilkan maksimal pada rpm/Revolution per minute berapa. Misalmya 140/6.000 artinya 140 PS pada rpm 6.000
  • Momen puntir maksimum / Maximum torque (Nm/rpm) : beban maksimal yang dihasilkan pada rpm berapa. Contoh : 183/4.000 torgue max 183 Nm pada rpm 4.000. Nilai ini tinggi baik untuk kendaraan penjelajah seperti niaga atau jeep
  • Distribusi Bahan Bakar / fuel distribution : sekarang sudah mengadopsi EFI, MPI atau i-DSi, masing-masing pabrikan menggunakan istilah masing-masing yang artinya adalah sistem pengaturan bahan bakarnya sudah menggunakan komputer, sehingga lebih irit.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR