Gara-gara Rencana Penerapan Regulasi Mesin Baru, Ferrari Ancam Mundur dari Formula 1

Gara-gara Rencana Penerapan Regulasi Mesin Baru, Ferrari Ancam Mundur dari Formula 1

13Nov
INTERSPORT.ID ON 13 November 2017
INTERSPORT.ID ON 13 Nov 2017

Menyusul Mercedes dan Renault, Ferrari juga menyatakan keberatan mereka pada rencana penerapan regulasi mesin baru yang dikeluarkan FIA dan F1 Group. Saking enggak setujunya, Ferrari bahkan mengancam untuk cabut dari Formula 1 kalau rencana regulasi mesin tersebut benar-benar diterapkan.

Formula 1 sudah menjadi bagian dari DNA kami sejak pertama kali Ferrari lahir. Tapi jika kami mengganti sandbox ke suatu titik sehingga tidak bisa dikenali lagi, saya tidak ingin bermain lagi,” kata Presiden Ferrari, Sergio Marchionne seperti dilansir dari BBC.

Formula 1 yang kini dimiliki oleh Liberty Media menginginkan mesin mobil yang lebih murah, lebih berisik, serta lebih simpel sehingga perusahaan independen mampu mengikuti ajang ini dan membuatnya lebih menarik.

Untuk mencapainya, Formula 1 pun berencana menerapkan regulasi mesin baru, yaitu tetap menggunakan mesin V6 turbo hybrid 1,6 liter tapi menetapkan standar untuk beberapa komponen mobil, termasuk membuang MGU-H yang berfungsi untuk mengembalikan energi dari turbo dan memegang 60% total energi hybrid. Menurut Mercedes dan Renault, rencana regulasi baru ini sama aja dengan membuat mesin baru sehingga bakal menambah biaya investasi dan pengembangan yang lebih besar.

Kalau Ferrari aja sampai mengancam untuk cabut, harusnya Formula 1 benar-benar memikirkan ulang rencananya ini karena tanpa Ferrari, daya tarik Formula 1 pasti bakal berkurang secara drastis. Betul enggak?

SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN