Ganjil-genap Diperluas, Tenang Masih Sosialisasi Kok
13
Aug
0 Comment Share Likes 210 View

Pemerintah kota DKI Jakarta akhirnya resmi nih memperpanjang kebijakan ganjil-genap. Selain memperpanjang, pemkot DKI juga memperluas wilayah yang akan terkena ganjil-genap. Sejak 12 Agustus sampai 6 September 2019 nanti, pihak Kepolisian akan melakukan uji coba. Uji coba perluasan ganjil genap mulai dari 12 Agustus hingga 6 September 2019.

Uji coba dilangsungkan di 16 ruas jalan yang terkena perluasan sistem ganjil genap. Sosialisasi juga disampaikan lewat pemasangan spanduk di ruas jalan yang terdampak perluasan sistem ganjil genap tersebut. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir mengatakan, polisi tidak akan menilang pelanggar selama proses uji coba.



“Tidak ada tilang dalam uji coba perluasan ganjil genap. Hanya sosialisasi,” ungkap Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya. Polisi baru menerapkan sistem tilang kepada para pengendara mobil yang melanggar saat perluasan sistem ganjil genap diterapkan mulai 9 September 2019. Polisi akan menilang pelanggar sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Tindakan represif akan dilakukan setelah proses sosialisasi,” tegas AKBP Muhammad Nasir. Sementara itu, Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan jajaran melakukan sosialisasi terhadap perluasan wilayah Ganjil genap. Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo  tak ketinggalan ikut menyosialisasikan perluasan tersebut di daerah Fatmawati, Jakarta Selatan.



Monitoring pemasangan rambu-rambu pembatasan Lalu Lintas Ganjil Genap dan sosialisasi perluasan ruas jalan Ganjil Genap juga dilakukan oleh Wakadishub Perhubungan DKI Jakarta Wijatmoko Sigit. Sosialisasi dilakukan di wilayah di Mangga Dua, Jakarta Barat. Dalam sosialisasi itu petugas Dishub membagikan flyer yang berisi info lokasi perluasan Ganjil genap dan waktu pelaksanaan.

Penerapan perluasan Ganjil genap total  ada 25 rute ruas jalan. "Sekarang kami sedang siapkan dari aspek sosialisasi kita juga sudah telah melakukan pemasangan sarana dan prasarana lalu lintas yang diuji coba ini mulai dari Jumat, tanggal 9 Agustus kemarin termasuk di dalamnya pemasangan spanduk," kata Syafrin Liputo.



Sosialisasi ini akan berlangsung hingga 6 September 2019. Selama proses uji coba dan sosialisasi ini, petugas belum akan melakukan tindakan hukum atas pelanggarannya.

SAMPAIKAN KOMENTAR