Fungsi Utama Fitur Shift Lock
23
May
0 Comment Share Likes 119 View

Ketika sedang bepergian menggunakan sebuah mobil dan masuk ke pusat perbelanjaan, mungkin kita kerap menemukan kondisi dimana susah mencari tempat parkir. Salah satu solusi ketika kita susah menemukan tempat parkir adalah dengan memarkirkan mobil kita paralel di depan mobil yang sedang parkir.

Solusi tersebut sering kali menjadi simalakama untuk kita sendiri dimana kita mendapatkan tempat parkir tapi menyusahkan mobil yang kita tutupi lantaran mobil kita tidak bisa di dorong. Untuk mobil manual, ketika parkir paralel kita bisa memposisikan perseneling di N dan tidak menarik rem parkir. Dengan begitu mobil manual kita akan bisa di dorong untuk memudahkan pemilik mobil yang kita tutupi keluar dari parkirnya.

Bagaimana dengan mobil bertransmisi otomatis? Meski rem parkir tidak kita gunakan, mobil bertransmisi otomatis tetap tidak bisa kita dorong selama tuas persenelingnya masuk kedalam posisi P. Bagaimana dengan memposisikan perseneling ke posisi N dan mematikan mobil? Ya hal tersebut bisa dilakukan, tapi kita tetap tidak bisa mencabut kunci mobil kita ketika tuas perseneling masih berada di posisi N.

Lantas bagaimana solusinya untuk mobil matic parkir paralel? Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan fitur shift lock. Fungsi dari tombol tersebut adalah supaya posisi transmisi mobil bisa dipindahkan dari P ke N (netral). Hal ini sudah pasti akan lebih memudahkan dan membantu sekali saat pemilik mobil ingin memarkirkan kendaraannya pada formasi paralel. 

Jadi saat kendaraan menutup mobil lain yang akan keluar dari area parkir, petugas bisa dengan mudah memindahkannya, karena roda-roda mobil dalam keadaan tidak terkunci. Mekanisme dari shift lock kurang lebih adalah setelah pengemudi sudah memindahkan tuas transmisi ke posisi P, lalu mematikan mesin. Baru kemudian tekan tombol shift lock dan selanjutnya geser kembali transmisi ke posisi N.

Namum cara pengoperasian tombol shift lock itu berbeda beda. Ada yang berupa tombol, ada juga yang berupa lubang. Nah bagaimana dengan shift lock yang berupa lubang? Untuk mengoperasikan shift lock yang berupa lubang, kita tidak bisa sembarangan mencolok. Kita harus mencoloknya dengan kunci mobil kita.

Ketika kita memasukkan anak kunci ke lubang shift lock, kita bisa memindahkan tuas perseneling ke posisi N dari posisi P. Tapi bagaimana dengan mobil yang sudah keyless? Jangan khawatir, didalam remote mobil kita masih terdapat anak kunci kok didalamnya. Kita hanya perlu mengeluarkan anak kunci dengan menekan tuas di remote. Ketika anak kunci sudah keluar, kita tinggal memasukkan anak kunci ke lubang shift locknya.

Mobil mobil yang parkir pararel tapi terkunci bannya tersebut berbagai macam jenisnya, tapi punya satu kesamaan, yakni memiliki automatic transmision atau biasa disebut dengan mobil matik. Dan para sopir yang memarkirkan mobil matik ini tidak mengetahui bahwa cara parkirnya salah, karena ban mobil jadinya terkunci, tidak bisa didorong atau dipindahkan. Kadang jadi bertanya tanya apakah mereka tidak diajarkan cara parkir yang benar oleh penjual mobilnya?

Pada mobil dengan transmisi manual, parkir mobil dilakukan dengan cara meletakan atau memposisikan gear atau gigi pada posisi netral (N), lalu tarik rem tangan. Boleh juga memasukan gigi pada posisi gigi satu untuk mengunci roda. Hal ini dilakukan jika mobil diparkir pada kapling yang seharusnya, atau parkir sejajar.

Jika kapling sejajar penuh, biasanya diperbolehkan parkir pararel, yaitu mobil diletakan melintang menghalangi parkiran mobil sejajar tapi tidak boleh memasang rem tangan, dan gigi tidak boleh masuk atau posisi gigi harus pada posisi netral (N).

Jika mobil ada potensi bergerak, biasanya petugas parkir memasang batu penghalang di ban mobil. tujuan dari pemasangan batu di depan ban mobil yakni jika pengemudi parkir tanpa rem mobil tangan adalah jika ada mobil yang akan keluar dan mobil kita menghalangi mobil tersebut, maka mobil kita dapat didorong oleh petugas parkir dengan cara memindahkan batu terlebih dahulu.

Pada mobil jenis matik, posisi parkir pada kapling sejajar adalah gigi pada posisi park atau P. Meletakan atau memposisikan gigi pada posisi N bisa meyebabkan alarm tidak bisa dihidupkan, dan pintu mobil tidak terkunci. Kadang malah kunci mobil tidak bisa dicabut. Nah, posisi gigi pada P ini akan menyebabkan roda mobil terkunci. Rem tangan bisa ditambahkan sebagai penguat.

Nah itulah beberapa hal yang perlu anda perhatikan pada saat memarkirkan mobil bertransmsi matik pada tempat parkir pararel maupun matik dan cara memarkirkan mobil manual pada temapt parkir kapling atau sejajar. Hal tersebut dapat anda aplikasikan pada saat anda ingin memarkirkan mobil matik maupun manual pada tempat parkir yang memakai sistem pararel dengan aman.

Tapi ada juga beberapa mobil yang tidak memiliki tombol shift lock. Salah satunya adalah Mercedes-Benz dan juga BMW. Jadi salah satu solusinya adalah jangan coba coba untuk parkir paralel untuk mobil mobil yang tidak memiliki fitur shift lock.

SAMPAIKAN KOMENTAR