Evaporator Bocor, Berikut Gejala dan Cara Mengatasinya
08
Apr
0 Comment Share Likes 196 View

Menghidupkan air conditioner adalah langkah untuk menambah kenyamanan/kenikmatan ketika berkendara di siang bolong, apalagi sekarang ini Indonesia musim kemarau, pasti udara di dalam kabin mobil akan terasa sangat panas dan gerah, dan untuk itu cara singkat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menghidupkan ac. Beda certia apabila ternyata ac mobil kita tidak dingin, maka mau tidak mau penumpang harus naik mobil dengan panas-panasan atau membuka jendela dengan risiko semua polusi dapat masuk ke mobil.

Sekarang ini bukannya saat saya share tentang penyebab ac mobil dingin, tetapi tentang penyebab evaporator bocor. Yang mana kalau evaporator ac mobil ini bocor, refrigerant akan terus berkurang dan pada akhirnya ac mobil tidak dingin.

Pada evaporator, refrigerant atau yang umum kita sebut dengan freon ini akan menguap dan menyerap panas dari udara yang mengalir melalui sirip-sirip evaporator. Udara yang diserap panasnya ini akan keluar dengan suhu dingin.

Evaporator yang bocor akan membuat sistem ac tidak bekerja sebagaimana mestinya, ada gejala-gejala tertentu yang mengindikasikan bahwa evaporator pada ac mobil ini bocor. Gejala-gejala tersebut seperti ac kurang/tidak dingin, tercium bau freon, freon cepat berkuran/habis dan lain lain. Tetapi ini juga harus diperiksa kembali, karena mungkin gejala yang seperti ini dapat disebabkan oleh hal lain, tidak hanya karena evaporator bocor.

Dan berikut ini beberapa penyebab yang menyebabkan evaporator ac mobil bocor.

  1. Usia pakai

Semua hal yang ada didunia ini pasti memiliki usia pakai, tidak terkecuali evaporator pada ac mobil. Jadi sudah wajar apabila evaporator ac mobil anda bocor, karena sudah berusia belasan tahun. Solusinya pasti diganti, karena tidak mungkin diperbaiki. Bilapun diperbaiki pasti ujung-ujungnya juga akan rusak lagi.

  1. Tekanan refrigerant terlalu tinggi

Tekanan freon atau refrigerant yang terlalu tinggi ini bisa disebabkan oleh terlalu banyaknya jumlah refrigerant, apabila ini terjadi pada sistem ac dapat membuat evaporator bocor karena menerima tekanan yang berlebihan. Kasus yang disebabkan oleh hal ini, sangat jarang terjadi pada sistem ac mobil.

  1. Kurang perawatan

Salah satu kunci agar komponen ac awet adalah dengan rutin melakukan perawatan, bila ac mobil ini perawatannya kurang salah satu akibatnya adalah ini, evaporator bocor. Dengan tidak adanya perawatan maka evaporator akan kotor dan berdebu, yang mana ini akan menyebabkan evaporator menjadi korosi dan kropos. Kalau sudah korosi sangat mudah sekali evaporator ac mobil ini bocor. Bila sudah bocor, maka sebaiknya evaporator ac mobil ini diganti dengan yang masih baru, karena pada umumnya korosi ini akan menyebar ke seluruh bagian evaporator, sehingga lubang penyebab kebocoran akan semakin banyak. Dan bila diperbaiki, misal di las, itu hanya bersifat sementara paling-paling tidak sampai satu bulan sudah bocor lagi. Jadi lakukanlah perawatan/servis rutin ke bengkel ac mobil terdekat, atau jika anda sudah ahli bisa diservis sendiri.

  1. Tidak memakai filter kabin

Filter kabin ini berguna untuk menyaring berbagi jenis kotoran yang ada pada udara didalam kabin, sehingga udara yang tersedot keevaporator menjadi bersih dan evaporator pun akan lebih awet. Sudah paham kan kalau seandainya tidak ada filter kabin ini.

Nah untuk mengetahui apakah evaporator kita bocor atau tidak adalah dengan mengecek berapa banyak freon yang ada. Atau untuk mengetahuinya bisa dengan membongkar evaporator dan kemudian diberi tekanan udara sambil direndam dalam bak air, jika bocor akan terlihat gelembung2 udara. Cara pengecekannya hampir mirip dengan check bocor pada ban mobil / motor.

Ketika terjadi kebocoran pada evaporator apakah sebaiknya diganti, atau masih bisa di las? Sejatinya kebocoran pada evaporator terjadi karena ada masalah. Nah selain karena yang tadi disebutkan diatas, bisa jadi kebocoran tersebut karena adanya korosi. Jika korosi tersebut di las, misalnya di las di titik A, kemungkinan titik B dan C bisa saja merembet. Karena sejatinya las tersebut menggunakan panas, jika material dari evaporator sudah tua, jika terkena panas, tak menutup kemungkinan akan bocor juga.

Jadi ketika evaporator mulai bocor, sebaiknya diganti dengan yang baru. Karena jika mengakali di las, tentunya akan bocor lagi di tempat lain. Dan tentunya akan membuat jadi lebih boros. Pasalnya, ketika kita membongkar evaporator, freon pun harus dibuang.

Belum lagi bahaya dengan kesehatan kita, karena posisi evap itu didalam kabin maka jika bocor secara tidak kita sadari sebetulnya kita terus menerus menghisap kimia bahaya tsb masuk kedalam paru2 kita.

Terkait dengan kerusakan pada evaporator, tentunya kerusakan tersebut akan dapat dicegah ketika kita rajin membersihkan bagian tersebut. Karena salah satu penyebab kerusakan dari evaporator adalah karena adanya kotoran yang menempel di kisi kisi evaporator tersebut.

Untuk membersihkan evaporator tersebut tentunya tidak sulit. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan dengan menggunakan cairan pembersih. Nah ada tahanpan tahapan yang perlu dilakukan seperti

Buka Filter AC

Cara mudah membersihkan evaporator AC mobil sendiri pertama anda bisa mematikan mobil anda terlebih dulu. Setelah itu anda bisa mencari lubang filter udara dan hisap udara AC. Apabila AC bawaan pabrik, anda bisa mencarinya di buku manual mobil. Biasanya bagian ini berada di sekitaran glove box. Setelah dilepas maka perhatikan apakah filter masih bersih ataukah sudah kotor dan harus diganti.

Selanjutnya, anda bisa mengocok kaleng spray cairan pembersih evaporator yang sudah anda persiapkan, lalu sisipkan selang sprayer untuk mendekati blower agar foam yang akan di semprotkan terarah dengan benar ke bagian blower.

Nyalakan dan Setting AC Mobil

Apabila anda memposisikan spray hingga siap untuk disemprotkan ke blower, maka cara mudah membersihkan evaporator AC mobil sendiri yang selanjutnya anda bisa menyalakan mesin mobil anda. Setelah itu, anda bisa nyalakan AC dan setting dengan suhu paling dingin serta tiupan blowing plaing kencang. Apabila mobil anda double power nyalakan juga settingan yang sama.

Semprotkan Cairan Pembersih Evaporatore

Setelah semua siap, pastikan selang semprotan pada sprayer sudah tepat posisinya menghadap blower, setelah itu anda bisa menyemprotkan cairan pembersih hingga habis. Umumnya, cairan evaporator ini berbentuk foam saat digunakan.

Apabila saat menyemprotkan cairan ini keluar air melalui ventilator AC mobil anda, maka biarkan saja. setelah habis, anda bisa membiarkan AC dan mobil anda menyala sekitar 10-15 menit. Terakhir anda bisa membersihkan air yang keluar dari evntilatsor tersebut.

 Banyak cara untuk membersihkan evaporator pada AC mobil yang dipakai, akan tetapi pada intinya kita harus benar-benar yakin dan memahami langkah-langkahnya. Jika Anda belum yakin dengan kemampuan dan resiko kerusakannya sebaiknya membawanya pada teknisi AC yang handal, disitu Anda bias memperhatikan bagaimana cara teknisi professional membersihkan evaporator ac mobil dengan benar dana man serta bias menanyakan suatu hal yang mungkin Anda belum ketahui. Dan berikutnya mungkin Anda benar-benar bias membersihkannya sendiri.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR