EL1 Camaro, Mobil Drift Listrik di Formula Drift 2019
15
Apr
2019
0 Comment Share Likes 603 View

Dari penyelenggaraan Formula Drift 2019 muncul sesuatu yang berbeda lantaran keterlibatan salah satu unit mobil listrik. Ya, Napoleon Motorsports EL1 Camaro jadi satu-satunya mobil drift listrik di ajang balap ini.

Tidak seperti peserta lainnya dalam kejuaraan drifting tahunan ini, EL1 Camaro tidak dijejali dengan mesin konvensional yang garang. Sebaliknya, dibalik kap EL1 Camaro dibenamkan monster listrik dan akan diujicoba oleh drifter profesional, Travis Reeder.

Dalam proses pembuatannya, Napoleon Motorsport menggunakan unit Camaro standar lalu mencopot mesin serta transmisi konvensionalnya. Setelah itu, mesin tersebut diganti dengan powertrain listrik yang dilengkapi baterai 38,4 kWh. Alhasil, mesin listrik ini pun diklaim mampu hasilkan daya hingga 515 Hp dan torsi 1.084 Nm. Berkat angka tersebut, Carscoops menyebutkan bahwa itu sudah lebih dari cukup untuk memutar roda belakang.

Bagaimana Cara Drifting-nya


Nah, lalu bagaimana drifting bisa terjadi padahal EL1 Camaro bertransmisi otomatis? Kopling disebut sebagai komponen penting dalam drifting, dan dengan mobil ini cukup memaksimalkan rem tangan. Napoleon Motorsport tentu memikirkan hal ini. Pihaknya pun mengatakan menggabungkan rem tangan dengan torsi besar dari powertrain listrik adalah cara yang diperlukan untuk membuat mobil ini meluncur.

Selain kopling, "sesuatu" yang hilang dari mobil drift ini adalah suaranya. Mesin listrik memang tidak menghasilkan suara apa-apa. Saat drifting, EL1 Camaro hanya terdengar suara "teriakan" ban belakangnya saja.


Suka atau tidak, mungkin ini adalah gambaran masa depan mobil drift di masa mendatang. Bukan hanya pada event balap, tapi juga masa depan mobil sport di masa depan.

SAMPAIKAN KOMENTAR