Daftar Biaya Denda Tilang Sesuai Pelanggarannya
04
Nov
0 Comment Share Likes 13 View

Untuk Pria Intersport yang selaku disibukkan dengan pekerjaan, terkadang untuk menghadiri sidang tilang pun tidak ada waktu. Namun, sekarang ini pihak kepolisian sudah mensosialisasikan yang namanya e-Tilang. Sistem ini akan mempercepat proses administrasi, bro.

Saat ditilang, Pria Intersport akan menerima SMS notifikasi dan kode pembayaran. Selanjutnya, dengan kode pembayaran tersebut loe bisa membayar denda langsung di tempat atau bisa melalui M-Banking, ATM, atau teller BRI dan BNI. Setelah itu, bukti bayar diberikan pada polisi yang menilang untuk mengambil barang bukti yang disita.

 

Ingat, denda yang Pria Intersport bayarkan adalah denda maksimal. Nantinya setelah membayar, data loe akan dikirimkan ke pengadilan. Setelah diproses oleh hakim, baru ditetapkan jumlah denda loe, bro. Selanjutnya, Pria Intersport akan menerima SMS lagi berisi putusan tilang dan sisa dana tilang.

Uang sisa dana tilang ini nantinya bisa loe dapatkan kembali via transfer atau ambil ke bank. Cara kerjanya hampir sama seperti saat Pria Intersport meminta slip biru saat ditilang. Bedanya, loe bisa mengambil langsung barang bukti yang disita tanpa melalui pengadilan. Namun sebelumnya, ketahui dulu besaran biaya denda tilang sesuai pelanggarannya, bro.

 

Berikut daftar denda tilang sesuai pelanggarannya:

  1. Pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) terancam pidana kurungan paling lama 4 bulan atau denda paling banyak Rp 1 juta.

 

  1. Pengendara yang memiliki SIM namun tak dapat menunjukkannya saat razia dikurung paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

 

  1. Pengendara yang tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor alias pelat nomor terancam kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

 

  1. Pelanggaran syarat teknis laik jalan seperti spion, lampu utama, lampu rem, lampu mundur, pengelap kaca, bumper, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu untuk sepeda motor dan Rp 500 ribu untuk mobil.

 

  1. Pengendara mobil yang tidak membawa ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

 

  1. Melanggar rambu lalu lintas terancam kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

 

  1. Melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

 

  1. Pengendara yang tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu.

 

  1. Tidak memakai sabuk keselamatan dipidana dengan kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

 

  1. Pengendara atau penumpang sepeda motor yang tidak mengenakan helm standar nasional (SNI) dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp 250 ribu.

 

  1. Pengemudi yang tidak menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu dipidana dengan kurungan satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

 

  1. Mengendarai sepeda motor tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari dipenjara paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp 100 ribu.

 

  1. Berbelok atau balik arah tanpa memberi isyarat lampu dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

SAMPAIKAN KOMENTAR