Cerita Tentang Eksistensi JDM di Amerika Selatan dari Pasangan Penggila Drift
25
Nov
2019
1 Comment Share Likes 405 View

Di Santiago, Chile ada pasangan yang memliki cita rasa ekslusif terhadap mobil-mobil buatan Jepang, khususnya Nissan. Valentina, pemilik Nissan A31 Cefiro GTS-R 1990 yang telah direstorasi dan dikembangkan oleh sang suami Daniel. Mereka juga memiliki Nissan Silvia S15 Spec R tahun 1999 yang telah dimodifikasi untuk drifting. Prestasinya cukup membanggakan, berkat mobil Jepang ini ia sering naik podium di kompetisi lokal. Sedikit cerita tentang mereka berdua, seperti banyaknya rintangan dalam sebuah perjalan, rintangan itulah yang akhirnya mempertemukan mereka.

Mereka memiliki gaya dan ciri masing-masing dalam berkendara, walaupun mereka memiliki kesukaan yang sama di bidang otomotif tapi mereka sebenarnya sangat berbeda. Daniel telah berusaha keras mengembangkan Silvia sampai ke spesifikasi yang sekarang dengan mengimpor komponen yang dibutuhkan. Ini dilakukan semata-mata untuk mengembangkan kemampuan drifting serta tampilan eksteriornya. Berkat disematkannya turbocharger Garret GTX2860R, mesin SR20DET bisa menambah kekuatannya sampai ke 320 hp. Ubahan lainnya juga termasuk intercooler besar lansiran GReddy, injeksi pompa bahan bakar yang lebih besar dari DeatschWerks, dan ECU Nistune. Kesemuanya telah digabungkan sehingga mampu menciptakan sebuah akselerasi mesin mumpuni yang tentu saja jadi lebih baik. Tapi tanpa lupa juga sama setelan AC yang tetap dipikirkan biar drifting makin nyaman, katanya...

Saat ini S15 masih melaju dengan transmisi Spec-R6-speed manual gearbox original tapi dengan keuntungan driveline dari auto kopling Nismo dan diferensial slip yang langka untuk mematikan mesin seefisien dan secepat mungkin. Beberapa perhatian lebih juga telah diaplikasikan ke sistem suspensi, setir dan pengereman untuk mendapatkan keseimbangan yang penuh. Kalau Mas Bro tilik-tilik, Mas Bro akan menemukan coilover Blitz, arms dari Invova Garage and Tien, Chile, komponen steering dari Parts Shop Max dan keseluruhan ring polyurethane, ditambah paket pengereman penuh dari Brembo yang diambil dari R33 GT-R.

Eksterior S15 digabungkan dengan fungsi aestetik +55mm fender. Ini membuat ruang yang cukup besar untuk roda RAYS Volk Racing TE37SL. Interior masih menggunakan desain serta material yang sama kebanyakan. Cluster speedometer Nismo dengan angka maksimal 280 km per jam,  setir Momo, dan jok Bride Low Max.

Segala usaha dan dedikasi Daniel telah menjadikannya pebalap yang bertalenta karena teknik modifikasinya.

Sementara itu, cerita Valentina sangat emosional karena mobilnya telah menjadi teman sekaligus mitranya berkeliling dunia.

"Aku membutuhkan usaha yang besar untuk bisa mendapatkan mobil yang kuinginkan, awalnya aku menginginkan Toyota Corolla KE70 atau Datsun 510, sampai suatu ketika aku melihat Nissan Cefiro dijual di Facebook dan aku langsung jatuh cinta," kata Valentina.

"Empat tahun aku memiliki mobil itu dan selalu bisa diandalkan, karena aku menganggapnya sebagai temanku pada saat susah dan senangku," imbuhnya.

Cefiro A31 yang indah ini menampilkan pengembangan fitur yang tidak terlalu besar tapi mencolok di antara yang lain. Seperti misalnya lampu depan dan bodi URAS, terali Autech dan roda 18 inci dari Vielside Andrew Racing. Di Chile, A31 Laurel Altima hanya dijual dengan mesin CA20 dan RB24. Kedua mesin tersebut disokong dengan transmisi otomatis. Mobil Valentina melaju dengan mesin 2.4L tapi telah diubah ke manual dengan menggunakan girboks 5 percepatan 200SX KA24.

"Daniel dan aku sangat menghargai satu sama lain jika berhubungan dengan mobil," kata Valentina.

"Dia selalu memberitahuku modifikasi apa yang ia inginkan dan bertanya pendapatku; aku pun memberitahunya jika aku melihat kejanggalan pada mobilnya dan membantunya memecahkan masalah yang ada, karena dalam drifting melihat dari luar sangat membantu untuk melihat kelemahan yang ada dan kami selalu berdiskusi serta memikirkan bagaimana untuk mengembangkannya. Aku juga selalu menemaninya dalam setiap latihan dan kompetisi karena aku sangat suka mendukungnya. Daniel pun sangat membantu untuk mobilku karena A31 milikku hampir serupa dengan mobil Daniel yang lain, S13 200SX," tutur Valentina seperti dikutip dari Speedhunter.

Tapi kayaknya sih, Daniel sudah lebih dari sekadar memberi masukan teknis soal mobil dan drifting. Daniel telah membantu Valentina menghadapi ketakutannya.

"Bertahun-tahun yang lalu aku mengalami kecelakaan saat berkendara yang membuatku sulit sekali menumbuhkan rasa percaya diri untuk kembali mengemudi. Daniel membimbingku, mendukung dan memotivasiku untuk menghilangkan rasa takut itu. Aku tahu mimpi terbesarku adalah untuk kembali terlibat secara aktif, dan tanpa harus memberitahukan kembali ke Daniel, dia tahu dan tidak pernah menyerah sampai ia bisa melihatku menggapai mimpiku.

 

SAMPAIKAN KOMENTAR