Buat Ningkatin Keamanan Berkendara, Nissan Kembangkan Jok dan Setir Pendeteksi Dehidrasi

Buat Ningkatin Keamanan Berkendara, Nissan Kembangkan Jok dan Setir Pendeteksi Dehidrasi

20Oct
INTERSPORT.ID ON 20 October 2017
INTERSPORT.ID ON 20 Oct 2017

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan European Hydration Institute dan Loughborough University pada tahun 2015, pengemudi yang mengalami dehidrasi ternyata sama bahayanya dengan pengemudi mabuk yang memiliki kandungan alkohol dalam darah sebesar 0,08 persen. Keduanya sama-sama berpotensi berbuat kesalahan karena nggak fokus saat mengemudi.

Hasil penelitian inilah yang mungkin jadi acuan Nissan dan studio desain asal Belanda, Droof, untuk mengembangkan jok dan setir dengan permukaan khusus yang bisa mendeteksi dehidrasi melalui keringat.

Diberi nama Soak, permukaan khusus ini bakal berubah warna menjadi kuning jika keringat pengemudi mengandung banyak garam--salah satu tanda seseorang sedang mengalami dehidrasi. Sementara jika pengendara berada dalam keadaan normal alias nggak dehidrasi, permukaan jok dan setir bakal berubah warna menjadi biru tua.

Tonton videonya berikut ini.

Meski teknologi ini tampak tersemat pada Nissan Juke seperti yang bisa lo liat di video, belum ada rencana dari Nissan untuk benar-benar menjadikan pendeteksi dehidrasi ini sebagai fitur di mobilnya. Meski begitu, adanya teknologi semacam ini jadi bukti kalau Nissan emang mampu berinovasi untuk meningkatkan keamanan berkendara.

Lo sendiri pengen nggak fitur ini beneran ada di mobil-mobil?

SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN