Berlomba-lomba Dapat Nilai Bagus dari NCAP, Apa itu NCAP?
11
Mar
0 Comment Share Likes 176 View

Faktor keamanan dan kenyaman sebuah mobil menjadi faktor terpenting ketika berkendara, apapun jenis mobilnya. Tiap produsen juga selalu berusaha menciptakan mobil dengan teknologi canggih untuk menjaga pengemudi dan penumpang dari benturan atau kecelakaan. Untuk itu, mereka berlomba-lomba mendapat nilai terbaik dari NCAP. Tapi, NCAP itu apa sih?

Setiap mobil yang akan dijual ke pasaran, memiliki peringkat keselamatan yang berbeda-beda. Untuk menentukan peringkat tersebut, ada yang namanya NCAP atau New Car Assessment Program. NCAP ini adalah lembaga yang tugasnya menguji kelayakan mobil baru yang akan dipasarkan, bro. Kelayakan yang dimaksud di sini adalah keselamata penumpang.

 

Lembaga ini pertama kali dibentuk pada tahun 1979 di Amerika Serikat. Sebelumnya, masyarakat mengenal yang namanya National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Lembaga ini mengetes keamanan suatu mobil dengan uji tabrak. Tujuannya agar fitur keamanan dan keselamatan dari setiap produsen mobil teruji sebelum sampai ke tangan konsumen.

Inggris juga meniru hal yang serupa, sehingga lahir juga Euro NCAP di tahun 1996. Kehadiran lembaga ini juga disetujui negara-negara Eropa lainnya. Namun, Euro NCAP ternyata jadi badan yang paling ketat untuk urusan keselamatan pengemudi dan penumpang di mobil. Mereka punya 4 kategori uji keselamatan, antara lain proteksi penumpang dewasa, proteksi penumpang anak, proteksi pejalan kaki, dan fitur keselamatan.

NCAP akan menilai aspek keselamatan sebuah mobil yang akan dipasarkan berdasarkan dua hal, yaitu sistem keamanan aktif dan sistem keamanan pasif, bro.

 

Sistem keamanan aktif maksudnya adalah teknologi keselamatan yang diciptakan guna mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan. Sementara sistem keamanan pasif adalah teknologi yang mengurangi kerusakan sekaligus mengurani cedera pengemudi dan penumpang saat terjadi kecelakaan.

Ada beberapa tahap pengujian. Umumnya, pengetesan dilakuan dengan meletakkan boneka manekin di dalam mobil. Namun, manekin tersebut sudah dilengkapi dengan sensor untuk melihat tingkat keparahan cedera yang akan dialami pengemudi dan penumpang jika terjadi kecelakaan. Mobil kemudian akan ditabrakkan secara langsung dengan kecepatan rata-rata 60 km/h. Tujuannya adalah untuk menguji kekuatan crumple zone. Lalu, mobil dihantamkan dengan benda keras pada bagian samping untuk mengetahui kekuatan side door impact beam.

 

Tujuan lainnya adalah untuk memperlihatkan cara kerja teknologi keselamatan yang ada di mobil, seperti seberapa cepat airbag mengembang, serta seberapa kuat sabuk pengaman dalam menahan pengemudi dan penumpang ketika terjadi hentakkan keras.

Penilaian NCAP menghasilkan rating berskala 1 sampai 5, di mana bintang 5 berarti bahwa mobil tersebut memiliki sistem keamanan aktif dan pasif yang sangat luar biasa.

SAMPAIKAN KOMENTAR