Berkenalan dengan Electronic Stability Control, Sebuah Sistem Keselamatan pada Mobil
15
Apr
0 Comment Share Likes 695 View

Salah satu faktor penting dalam berkendara adalah keselamatan. Saat ini, para produsen mobil pun juga memahami pentingnya keselamatan bagi pengguna kendaraan sehingga ikut juga mengembangkan teknologi-teknologi yang membuat kendaraan lebih aman digunakan serta meminimalisir potensi dan resiko kecelakaan. Salah satu hal hasil pengembangan tersebut disebut dengan Electronic Stability Control atau disingkat dengan (ESC).

Electronic Stability Control ini memiliki banyak istilah yang mengacu pada sistem yang sama misalnya Vehicle Dynamic Control (VDC), Dynamic Stability Control (DSC), Electronic Stability Program (ESP), Vehicle Stability Control (VSC) atau Vehicle Stability Assist (VSA). Intinya, teknologi ini mampu mencegah terjadinya kecelakaan pada lintasan yang sulit misalnya jalanan yang licin dan tikungan yang tajam. Caranya dilakukan dengan membuat kendaraan stabil melalui yaw moment serta mendeteksi dan meminimalisir adanya slip.

Ketika berkendara, sebenarnya terdapat potensi terjadinya understeer atau oversteer karena memang tiap mobil memiliki salah satu karakter tersebut. Understeer adalah kondisi dimana mobil sulit berbelok yang disebabkan roda depan kehilangan traksi dan terlalu cepat memasuki tikungan. Sedangkan ketika oversteer, mobil cenderung mudah melintir karena bagian buritan mobil yang terbuang. Pada intinya, baik understeer atau oversteer terjadi karena adanya kehilangan kontrol pada mobil, yaitu ban pada roda mobil kehilangan traksinya.

Kehilangan traksi ini bisa menjadi sangat berbahaya ketika terjadi di tikungan tajam. Saat mobil dengan cepat melalui tikungan tajam, bisa saja mobil kehilangan kontrol lalu melaju ke samping akibat tidak kuat menahan beban. Beberapa kasus bahkan menyebabkan mobil terbalik. Apalagi jika kehilangan traksi terjadi saat menghindari mobil lain dengan cara memutar stir ke kiri lalu untuk menghindar, stir dibuang ke kanan. Bisa jadi, kendaraan berputar 180 derajat akibat kehilangan kontrol.

Jika hal-hal tersebut terjadi, maka Electronic Stability Control ini memegang peranan penting dalam mencegah terjadinya kehilangan traksi tersebut dengan menjaga kendaraan tetap berada pada jalur yang sebenarnya. Hal ini dilakukan dengan membandingkan antara perintah maupun aksi yang dilakukan pengemudi seperti menekan rem, memutar stir, dan sebagainya dengan respon aktual dari kendaraan. Nantinya, jika terdapat ketidaksesuaian, maka sistem ini akan memerintahkan rem pada tiap ban untuk bekerja mengembalikan traksinya.

Contoh nyata adalah ketika berada di jalanan yang licin sehabis hujan. Terkadang, ketika pengemudi melakukan aksi berupa membelok dengan memutar stir, mobil masih berada pada kondisi berjalan lurus. Sistem Electronic Stability Control akan mendeteksi adanya ketidaksesuaian antara aksi pengemudi dengan respon kendaraan lalu memberikan pengaturan agar kendaraan merespon sesuai aksi pengemudi tersebut, maka mobil memiliki kendali yang lebih presisi.

Sistem Electronic Stability Control bisa dinyalakan ataupun dimatikan. Tiap kendaraan yang dilengkapi Electronic Stability Control memiliki tombol yang bisa mengatur hal tersebut. Dianjurkan Electronic Stability Control dinyalakan ketika mobil digunakan untuk berpergian. Mematikan Electronic Stability Control bisa dilakukan jika mobil ingin digunakan untuk melakukan aksi yang bisa terhalang jika ada Electronic Stability Control contohnya adalah aksi drfiting yang sedang marak di Indonesia.

Sebenarnya, teknologi ini sudah dikembangkan oleh Mercedes pada pertengahan tahun 1990. Dan terbukti bahwa teknologi Electronic Stability Control ini mampu mengurangi resiko kecelakaan di jalan. Mobil-mobil Eropa dan Amerika sudah banyak menerapkan teknologi ini. Bahkan negara Eropa mewajibkan semua kendaraan dilengkapi dengan Electronic Stability Control sejak tahun 2014 silam. Terlihat sepele, namun Electronic Stability Control memiliki pengaruh besar bagi kendali kendaraan.

Image source: https://www.yourmechanic.com/

SAMPAIKAN KOMENTAR