Berikut Alasan Mobil Baru Tempuh 1.000 KM Harus Servis Ke Bengkel Resmi
02
Nov
0 Comment Share Likes 9 View

Yo Pria Intersport, mungkin kalian pernah menyadari ketika membeli mobil baru ada pemberitahuan jika harus service 1000 km. ya, pengumuman tersebut memang selalu ada baik di buku service maupun diinfokan secara lisan oleh sales dari mobil tersebut.

Mungkin juga anda bertanya-tanya kenapa ada aturan servis 1.000 km untuk sebuah mobil baru dalam buku panduan atau buku perawatan berkala. Apakah memang servis 1.000 km itu wajib dilakukan? Pasalnya jarak tempuh 1.000 km masih tergolong pendek untuk ukuran sebuah mobil baru. Apa iya, komponen-komponen mobil baru bisa langsung rusak pada 1.000 km pertama?

Ya, pertanyaan pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang paling wajar keluar dari pemilik mobil baru tersebut. Tapi sebenarnya ajuran service tersebut bukanlah tanpa alasan. Ternyata sebuah mobil baru setelah pemakaian mobil 1.000 km pertama wajib melakukan servis berkala. Pengguna mobil baru wajib menjalani servis berkala 1.000 km karena memiliki tujuan untuk memastikan kondisi mobil sesuai standar dan dapat berfungsi dengan baik tanpa cacat pabrik. Ya, kekuatan sebuah mobil pasti akan terlihat ketika mobil tersebut dihidupkan.

Maksudnya adalah setelah digunakan pelanggan dalam kurun jarak tempuh 1.000 km seluruh komponen mekanikal dan elektrikal pada mobil baru tersebut dipersika oleh mekanik di bengkel resmi, apakah bekerja dengan baik atau tidak. Walaupun ada garansi dari pabrikan, namun umunya para pabrikan ingin agar konsumennya tidak terganggu akibat ada komponen yang rusak karena tidak bekerja dengan baik dikarenakan tidak mengikuti aturan servis berkala 1.000 km.

Tapi bagian mana sajakah yang diperiksa pada saat service 1000 kilometer? Bagian yang dicek meliputi berbagai fungsi yang ada di interior, eksterior dan mesin. Lebih detailnya adalah Mulai dari sistem kemudi, sistem keamanan, fungsi kelistrikan, AC, head unit, bodi, pintu, lampu-lampu, wiper,  oli mesin, fan belt, volume air radiator, minyak rem, cairan-cairan lainnya bahkan hingga baut baut yang menempel didalam mobil tersebut. Kemudian sistem penggerak seperti transmisi dan kopling serta kaki-kaki seperti sokbreker, dan juga rem ikut diperiksa oleh teknisi handal dari setiap pabrikan mobil itu. 

Nah, ketika sedang service 1000 kilometer tersebut terdapat kerusakan dari yang disebutkan diatas, maka bengkel akan langsung melakukan penggantian komponen tersebut secara gratis. Gratis? Ya, Gratis, karena jarak tempuh tersebut masih masuk kedalam garansi yang dimiliki oleh mobil tersebut. Akan tetapi dengan catatan hanya komponen yang bergaransi dan kerusakannya bukan akibat salah perlakuan oleh pemilik mobil melainkan cacat pabrikan mobil.

Hal penting lainnya dari servis berkala 1.000 km adalah soal validitas garansi dari mobil tersebut. Pasalnya syarat utama garansi sebuah mobil dapat berlaku adalah selalu rutin melakukan servis berkala di bengkel resminya. Mengapa harus di bengkel resmi? Karena setiap kita melakukan service mobil, para mekanik selalu mencatat perbaikan dan pengecekan apa saja yang sudah dilakukan oleh mekanik. Selain itu, para mekanik pun selalu mencatat suku cadang mana yang harus diganti saat service berikutnya. Selain itu sevis 1.000 km ini bersifat pemeriksaan komprehensif dan tidak dipungut biaya alias gratis.

SAMPAIKAN KOMENTAR