Benarkah Accu Mobil Perlu Dicabut ketika Ditinggal?

Benarkah Accu Mobil Perlu Dicabut ketika Ditinggal?

12Jun
INTERSPORT.ID ON 12 June 2018
INTERSPORT.ID ON 12 Jun 2018

Di musim liburan seperti saat ini, banyak orang yang melakukan bepergian baik menggunakan kendaraan pribadi hingga menggunakan transportasi umum. Untuk orang orang yang melakukan mudik menggunakan transportasi umum, tentu mereka akan meninggalkan kendaraan pribadi mereka baik dirumah atau di tempat penitipan kendaraan di Bandara atau Stasiun.

Ketika meninggalkan mobil saat liburan atau mudik dalam jangka waktu yang lama, ada beberapa ritual yang dilakukan oleh setiap pemilik mobil. Ritual tersebut meliputi mengisi tangki bahan bakar penuh agar tangki tidak karatan hingga mencabut accu mobil.

Untuk ritual mencabut accu mobil, dipercaya oleh orang orang dapat memperpanjang umur accu. Terutama accu tidak tekor ketika mobil terpaksa diam dalam waktu lama ketika ditinggal liburan atau mudik lebaran. Tapi, apakah ada efek samping yang ditimbulkan ketika mencabut accu dalam waktu yang lama?

Beberapa pakar otomotif mengatakan akan ada hal positif dan negatif yang ditimbulkan ketika kita mencabut accu. Hal tersebut memang bisa berlaku, karena memang accu yang dicabut tentu tidak akan mengurangi daya Accu. Artinya, umur accu akan lebih lama ketimbang kita meninggalkan dalam kondisi tersambung dengan mobil. Hal tersebut merupakan sisi positif dari sisi Accu.

Tapi, adakah hal positif dari sisi mobil? Tidak. Mengapa? Karena sejatinya semua mobil membutuhkan asupan listrik. Hal tersebut dibutuhkan untuk memberikan kinerja beberapa part mobil meski mobil dalam kondisi diam. Beberapa part yang masih membutuhkan arus listrik saat mobil diam adalah alarm hingga GPS (jika mobil tersebut sudah dilengkapi dengan GPS).

Jika mobil anda sudah dilengkapi dengan fitur-fitur tersebut, maka efek yang ditimbulkan ketika accu dicabut adalah tidak beroperasinya fitur itu. Itu baru fitur alarm dan GPS saja. Bagaimana dengan mobil-mobil zaman sekarang yang semuanya sudah menggunakan fitur elektronik.

Tentu ketika accu di cabut, Electronic Control Unit (ECU) akan me-reset dengan sendirinya. Artinya semua settingan yang sudah dilakukan pada mobil tersebut akan kosong kembali. Bahkan, ada beberapa mobil, jika habis mencabut accu harus melakukan setting ECU lagi. terlebih, biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan setting ECU tidaklah murah. Efek terberat yang ditimbulkan ketika kita mencabut accu adalah Electronic Control Unit (ECU) bisa rusak.

Berbeda dengan mobil yang belum menggunakan Electronic Control Unit (ECU) sebagai otak pengoperasian mobilnya. Dalam hal ini mobil yang masih menggunakan karburator dan menggunakan sistem pengapian platina. Untuk mobil yang masih menggunakan karburator, accu hanya mensupplai listrik ke audio, alarm, GPS (jika sudah ada). Tapi balik lagi, jika sudah menggunakan alarm, ketika dicabut tentu alarm tersebut tidak akan berfungsi.

Langkah yang paling baik adalah tetap membiarkan accu tersambung dengan mobil. Dengan tetap tersambung segala fitur keamanan yang ada didalam mobil akan tetap berfungsi dengan baik dan dapat bekerja sebagaimana mestinya. Sebenarnya anda pun tak perlu khawatir, jika accu masih dalam kondisi yang baik, daya listrik yang dimiliki accu masih bisa bertahan meski mobil tidak dihidupkan dalam waktu yang lama.

Kalaupun memang ketika Anda kembali namun mobil tak bisa di start, anda bisa men-jumper accu untuk memancingnya agar mobil bisa hidup. Jika memang masih tidak bisa di jumper, lebih baik anda mengeluarkan kocek untuk membeli accu baru. Sejatinya accu baru memiliki umur yang cukup panjang sekitar 1,5-2 tahun.

Namun, alangkah lebih baik lagi jika anda menitipkan mobil kesayangan anda kepada orang yang anda percaya agar mobil tetap bisa di hidupkan selama 10-15 menit.

SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN