Beli Supercar Bekas? Jangan Lupa Cek Bagian-bagian Berikut
15
Mar
0 Comment Share Likes 153 View

Gak selamanya seorang car enthusiast itu beli supercar harus yang baru. Ada juga yang beli supercar bekas, mungkin karena satu dan lain hal. Meski demikian, sama seperti membeli mobil biasa, saat membeli supercar bekas juga ada beberapa bagian yang harus diperhatikan, bro.

Sebelum Pria Intersport mengeluarkan uang untuk membeli supercar bekas yang jadi incaran, ada baiknya untuk memastikan terlebih dahulu apakah mobil yang diinginkan tersebut bekas banjir atau tabrakan.

 

Jika bekas banjir, seandainya perbaikan yang dilakukan oleh pemilik sebelumnya tidak maksimal, bisa saja di kemudian hari timbul masalah pada pemilik berikutnya. Entah itu ada bagian yang berkarat atau lebih parahnya lagi menimbulkan masalah di kelistrikan. Sementara jika bekas tabrakan, biasanya jika sudah merusak bagian sasis atau rangka, handlingnya akan berbeda meski sudah diperbaiki.

Jangan termakan juga dengan rayuan harga murah. Selisih Rp 100-200 juta, tapi jika di kemudian hari butuh biaya perbaikan dua kali lipat atau lebih tinggi tentu loe yang akan rugi banget, bro. Lebih baik cari yang harganya wajar-wajar saja, karena jika terlalu murah biasanya ada apa-apanya.

 

Selanjutnya, bagian kelistrikan. Supercar yang sudah berumur atau produksi tahun lama, terkadang memiliki masalah di bagian kelistrikan. Selain lampu-lampu indikator, biasanya masalah yang kerap muncul juga adalah pada ECU-nya.

Untuk melihat bagian kelistrikan atau kondisi sasis dan mengecek apakah bekas terkena tabrakan atau tidak, memang harus dibuka, karena lokasinya tertutup, bro. Maka itu, sebaiknya loe memiliki kenalan bengkel yang juga paham mengenai supercar untuk bisa membantu mengecek kondisi mobil tersebut.

SAMPAIKAN KOMENTAR