Beda Sama Ferrari dan Renault, Haas Justru Puji Rencana Penerapan Regulasi Baru Mesin F1

Beda Sama Ferrari dan Renault, Haas Justru Puji Rencana Penerapan Regulasi Baru Mesin F1

14Nov
INTERSPORT.ID ON 14 November 2017
INTERSPORT.ID ON 14 Nov 2017

Rencana Formula 1 dan FIA yang pengen menerapkan regulasi mesin baru menuai protes dari Mercedes, Renault dan Ferrari. Tim terakhir bahkan sampai mengancam bakal cabut dari F1 kalau regulasi tersebut sampai benar-benar diterapkan.

Tapi tanggapan berbeda justru keluar dari tim Haas. Sang Team Principal yaitu Gunther Steiner justru memuji konsep yang diwacanakan Formula 1 dan FIA tersebut.

Mereka telah mencoba mencapai apa yang mereka rancang yaitu suara lebih besar, kesetaraan, dan biaya lebih rendah. Itulah yang menjadi tujuannya. Saya pikir mereka telah mengeluarkan konsep yang baik untuk memulainya,” kata Steiner seperti dikutip dari Autosport.

Meski biaya lebih rendah penting bagi tim sekelas Haas, Steiner menyatakan bahwa yang terpenting adalah para penggemar bisa menerima mesin yang baru.

Saya tidak akan mengatakan bahwa itu [biaya] adalah yang paling penting. Biaya sama pentingnya dengan hal lain karena meski murah, jika orang-orang tidak menyukainya, buat apa kita mengubahnya?” tambah Steiner.

Lebih jauh lagi, Steiner mengatakan bahwa suara mesin yang tepat adalah tujuan kuncinya.

Suara-jika kamu tidak memilikinya, kamu akan berpikir bahwa itu tidaklah penting karena itu hanyalah suara. Tapi jika kamu mendengar mobil bersejarah bermesin V10 atau V12 yang lewat, suaranya terdengar sangat indah.

Saya pikir banyak orang menyukai suara tersebut. Meski begitu, kita tidak akan bisa menyamai suara mesin V10 atau V12 karena dua mesin tersebut memiliki turbo. Tapi kita bisa meningkatkannya dengan membuat batasan putaran mesin 3000 RPM lebih tinggi dari mesin yang sekarang untuk membuatnya lebih berisik.”

Lo sendiri setuju enggak sama rencana regulasi mesin baru yang pengen ditetapkan Formula 1?

SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN