Apa Itu Mercedes-AMG?
08
Oct
2019
0 Comment Share Likes 184 View

Mas Bro disini pasti sudah sering mendengar tentang kolaborasi yang dilakukan oleh salah satu produsen mobil kenamaan, Mercedes-Benz. Mercedes-Benz memang terkenal seringkali menggaet rekan lain untuk memproduksi mobil dengan performa tinggi. Salah satu yang paling sering terdengar adalah Mercedes-AMG. Nah, untuk tahu lebih banyak, mari kita simak informasinya berikut ini.

 

ASAL MULA DIVISI MERCEDES-AMG

Mercedes-AMG GmbH, biasa dikenal sebagai AMG, adalah divisi dari perusahaan otomotif Jerman, Mercedes-Benz. Divisi ini mempunyai spesialisasi di mobil mewah berperforma tinggi. Semua model AMG mempunyai tampilan yang lebih agresif, performa, pengendalian, dan stabilitas lebih baik daripada model Mercedes biasa. Model-model AMG biasanya adalah model paling mahal dari jajaran mobil Mercedes.

Sejarah AMG dimulai pada tahun 1967 tahun sebuah rumah modifikasi yang berlokasi di Affalterbach, Jerman berdiri dengan nama AMG Motorenbau und Entwicklungsgesellschaft mbH (AMG Engine Production and Development, Ltd). Rumah modifikasi ini didirikan oleh mantan insinyur Mercedes yaitu Hans Werner Aufrecht dan Erhard Melcher.

Nama AMG sendiri adalah singkatan dari Aufrect, Melcher, dan Großaspach (kota kelahiran Aufrect. Karena banyaknya konsumen Mercedes yang datang untuk memodifikasi Mercedes mereka ke AMG, maka pada tahun 1993 Daimler-Benz secara resmi bekerjasama dengan AMG. Mobil pertama mereka adalah Mercedes-Benz C36 AMG tahun 1993.

Tahun 1999, Daimler membeli 51% saham AMG dan mengubah namanya menjadi Mercedes AMG. Tahun 2005 AMG menjual seluruh kepemilikannya kepada Mercedes dan sejak saat itulah Mercedes AMG menjadi rumah modifikasi resmi mobil-mobil Mercedes-Benz yang berafiliasi di bawah grup Daimler AG.

Pada 1990, hubungan antara Mercedes-Benz dan AMG menjadi lebih harmonis. Karena mereka menjalin kerja sama tak hanya soal tuning mesin, tapi hingga desain eksterior dan interior. Hasil kerja sama itu membuahkan Mercedes-Benz terbaru dengan kode W202 C36 AMG. Model baru ini pun disambut baik para penggemar setia Mercedes.

Pada tahun 1993, karena AMG sudah menjadi high-profile purveyor dari mobil-mobil modifikasi milik Mercedes-Benz, Daimler-Benz AG dan AMG menandatangani sebuah kontrak kerjasama. Pada tanggal 1 Januari 1999, DaimlerChrysler, begitu sebutannya di antara tahun 1998 dan 2007, menerima 51 persen dari saham AMG, dan AMG kemudian berganti nama menjadi Mercedes-AMG GmbH. Pengembangan mesin balap terus dilakukan di Burgstall di bawah nama HWA (inisial nama Aufrecht). Lalu pada tanggal 1 Januari 2005 Aufrecht menjual sisa sahamnya pada DaimlerChrysler, dan sejak saat itu Mercedes-AMG GmbH telah sepenuhnya menjadi milik Daimler AG. Sebagai penandanya dibuatlah SLS AMG, sebuah roadster legenda sekaligus ikonik milik Mercedes.

AMG awalnya mendesain dan mengetes mesin-mesin untuk mobil balap. AMG kemudian mengembangkan bisnisnya dengan merakit custom road car berbasis standar mobil Mercedes. AMG memproduksi sederet paket upgrade dan aksesori yang kebanyakan untuk Mercedes-Benz R107 dan C107 (1971–1989 SL roadster), Mercedes-Benz W116 (1972–1980 S-class), Mercedes-Benz W123 (1976–1985 E-class), Mercedes-Benz W124 (1984–1997 E-class), Mercedes-Benz W126 (1979–1992 S-class), Mercedes-Benz R129 (1989–2001 SL roadster), dan Mercedes-Benz W201 (1990–1993 C-class).

SISTEM PENAMAAN MOBIL MERCEDES-AMG

Mercedes-AMG adalah keluarga mobil kencang dari Mercedes-Benz. Mercedes-AMG memiliki sistem penamaan atau nomenklatur yang berbeda dari versi reguler. Sistem penamaannya juga bisa dibilang cukup unik karena memiliki nomor serinya masing-masing. Ada 5 nomor yang dijadikan nomor seri untuk mobil-mobil rakitan Mercedes-AMG, yaitu seri 43, seri 45, seri 53, seri 63, serta seri 65.

Seri "43" adalah seri yang biasa menjadi varian entry di beberapa keluarga Mercedes-AMG. Contohnya Mercedes-AMG C 43 (Sedan, Coupe, Estate, dan Cabriolet), Mercedes-AMG GLC 43, dan Mercedes-AMG GLE 43. Model ini memakai mesin M276 konfigurasi V6 3.000 cc twin-turbo dengan output antara 367 sampai 401 dk dan torsi puncak 520 Nm.

Yang kedua, adalah Mercedes-AMG dengan nomenklatur "45" yang dipakai di mobil berbasis A-Class seperti Mercedes-AMG A 45, CLA 45, dan GLA 45. Mercedes-AMG seri ini satu-satunya yang pakai mesin 4 silinder turbo, yaitu dapur pacu berkode M133 dengan kapasitas 2.000 cc bertenaga 380 dk dan torsi puncak 475 Nm.

Selanjutnya. nomenklatur terbaru di Mercedes-AMG yang baru diperkenalkan pada tahun 2018, yaitu "53". Mobil yang memakai label ini adalah Mercedes-AMG E 53 (Coupe dan Cabriolet) serta CLS 53. Lini ini menggunakan mesin 6 silinder segaris 3.000 cc berkode M256 dengan tambahan electric compressor dan kombinasi starter-alternator yang diberi nama EQ Boost. Motor listrik ini memberi tambahan tenaga 21 dk dan torsi 249 Nm sehingga total tenaga yang dihasilkan mencapai 435 dk dan torsi 520 Nm.

Kemudian ada pula Mercedes-AMG seri "63" yang merupakan varian yang populer di kalangan keluarga. Contohnya Mercedes-AMG C 63, Mercedes-AMG E 63, Mercedes-AMGS 63, dan Mercedes-AMG G 63. Ada dua jenis di Mercedes-AMG 63, yaitu Mercedes-AMG 63 dan Mercedes-AMG 63 S. Untuk versi Mercedes-AMG 63 S sendiri mirip dengan versi saudaranya, perbedaannya hanya pada output tenaga yang yang lebih besar 40-50 dk. Mercedes-AMG 63 menggunakan mesin M156 konfigurasi V8 6.200 cc naturally aspirated dengan output 450-520 dk dan torsi 630 Nm. Varian ini terus berkembang hingga sekarang menggunakan mesin M178 dengan konfigurasi V8 4.000 cc twin turbo dengan output tenaga 470-604 dk dan torsi 650-750 Nm.

Yang terakhir merupakan model tertinggi dan terkencang di Mercedes-AMG, yaitu seri "65". Mercedes-AMG 65 memakai mesin M279 konfigurasi V12 6.000 cc V12 dengan output 620 dk dan torsi 1.000 Nm. Contohnya adalah Mercedes-AMG S 65, Mercedes-AMG G 65, dan Mercedes-AMG SL 65.

SAMPAIKAN KOMENTAR