Air Radiator Cepat Berkurang? Mungkin Ini Penyebabnya

Air Radiator Cepat Berkurang? Mungkin Ini Penyebabnya

14Sep
INTERSPORT.ID ON 14 September 2018
INTERSPORT.ID ON 14 Sep 2018

Untuk para car enthusiast, memeriksa kondisi mobil sebelum menggunakannya menjadi sebuah kewajiban setiap harinya. Hal yang menjadi ritual pengecekan sebelum menggunakan mobil adalah memeriksa oli melalui Oil Stick, memeriksa minyak rem, hingga memeriksa air radiator melalui radiatornya langsung atau melalui radiator reservoir.

Ketika oli dan minyak rem dalam kondisi yang aman namun kadang kondisi air radiator berkurang. Ada beberapa hal yang menyebabkan air radiator berkurang. Air radiator juga dapat mengalami masalah yang dapat menyebabkan gangguan pada peforma kendaraan anda. Salah satu masalah yang sering dialami oleh pemilik kendaraan adalah iar radiator yang habis dan berkurang dalam waktu yang cepat.

Air radiator disini berperan sebagai pendingin dari mesin mobil anda. Seringkali air radiator mengalami penurunan volume, padahal anda baru saja mengisinya. Berikut penyebabnya

Tutup Radiator Melemah

Salah satu hal yang menjadi penyebab dari berkurangnya air radiator adalah karena tekanan tutup pada radiator yang sudah melemah. Biasanya hal ini dikarenakan kerusakan yang ada pada karet pada bagian tutup radiator yang dapat membuat air radiator lebih cepat habis dibandingkan biasanya.

Karena tutupnya yang sudah mulai melemah, tentu saja akan membuat air radiator mengalir menuju tabung untuk air cadangan dengan cepat, bahkan sebelum pressure valve terbuka. Untuk mengatasinya tentu anda harus mengganti karet tutup radiator dengan yang baru.

Kebocoran Pada Water Pump

Water pump merupakan komponen yang berfungsi untuk memompa serta sebagai sirkulasi air yang ada di dalam mesin mobil. Jika terjadi kerusakan pada komponen ini, maka akan menyebabkan penurunan volume air radiator yang cukup drastis. Bahkan kebocoran yang disebabkannya akan sangat besar, karena air yang mengalir akan cukup deras.

Karena kebocoran yang terjadi cukup deras, maka bila tak segera diperbaiki akan membuat mesin mengalami over heating yang cukup parah. Biasanya kerusakan komponen ini dikarenakan usia pemakaiannya yang terlampau tua dan terkena rendaman air sehingga membuatnya keropos dan berkarat.

Untuk mengatasinya, tentu saja anda harus melakukan perawatan yang tepat seperti menguras air radiator dua bulan sekali untuk menghindari pengendapan karat. Selain itu, gunakan air yang berkualitas agar kinerja water pump menjadi maksimal.

Thermostat Kotor dan Bermasalah

Cairan coolant yang digunakan untuk mengisi radiator, seringkali mengalami sirkulasi yang tidak berjalan. Hal ini lah yang menyebabkan thermostat tidak akan terbuka ketika suhu kerja mesin tersebut sudah tercapai. Sehingga menyebabkan mesin dapat melewati suhu hingga 100 derajat celcius namun air radiator belum juga bersirkulasi.

Masalah lainnya adalah ketika thermostat dalam kondisi yang kotor dan bengkok, sehingga membuat air radiator tidak dapat bersikulasi dengan baik karena adanya kerak yang menyumbat radiator. Biasanya ini dikarenakan penggunaan yang cukup lama serta perawatannya yang tidak rutin. Untuk itu, lakukan perawatan serta pembersihan rutin pada radiator anda untuk menghindari hal tersebut.

Sirip Radiator Yang Bocor

Kebocoran yang terjadi pada sirip radiator biasanya tidak akan mudah terlihat dikarenakan beberapa hal, seperti sudah kering ataupun menguap sebelum air menetes. Namun hal ini menjadi salah satu penyebab air radiator berkurang. Untuk itu cek lah secara rutin pada bagian bagian tersebut, sehingga bila terjadi kebocoran maka anda bisa segera mengatasinya. Kebocoran seperti ini sebaiknya anda perbaiki langsung di bengkel bengkel terdekat.

Putaran Kipas Radiator Yang Mulai Melemah

Banyak hal yang menyebabkan melemahnya putaran kipas radiator, antara lain adalah: Carbon Brush yang sudah mulai habis. Magnet yang ada pada motor cooling fan sedikit bergeser ataupun terlepas dari posisinya. Jika motor kipas menggunakan relay tambahan, maka bisa saja dikarenakan sambungan yang ada pada skun yang ada pada kaki relay terlalu kecil sehingga menyebabkan kabel mudah panas. Bila kipas menggunakan visco fan radiator, maka bisa saja cairan yang ada di dalam kopling kipas tersebut terbuang keluar.

Untuk mengatasi hal ini, maka akan lebih baik untuk mencari tahu penyebab melemahnya putaran kipas radiator anda. Jika ada komponen yang mulai habis, anda bisa menggantinya dengan yang baru. Jika ada komponen yang bergeser, maka bisa dilakukan setelan ulang agar mengubahnya ke posisi semula.

Kurang Rapatnya Selang Radiator

Penyebab lainnya dari penurunan air radiator yang cukup drastis biasanya dikarenakan kurang rapatnya selang selang yang terpasang pada radiator. Sehingga membuat air radiator mudah keluar dari celah antara selang dan besi radiator. Untuk mengatasinya, tentu saja harus merapatkan selang selang pada radiator agar tak terjadi celah yang membuat kebocoran pada air radiator.

Kebocoran Pada Kompresi Mesin

Biasanya kebocoran yang terjadi pada kompresi mesin tidak akan mudah terlihat dibandingkan lainnya. Sehingga membuat orang banyak bertanya tanya mengapa air radiator dapat berkurang dengan cepat, padahal tidak ada kebocoran yang terlihat. Kebocoran pada kompresi mesin biasanya terjadi saat tutup radiator tersebut dibuka lalu mesin dihidupkan, maka terjadi gelembung gelembung yang tidak berhenti. Bahkan saat mesin digas, maka air radiator akan menyembur keluar.

Sebenarnya kebocoran ini dapat anda perhatikan dari beberapa tanda tanda yang diperlihatkan oleh mesin, misalnya saja pada kondisi busi yang selalu basah, oli mesin yang tercampur dengan air dan masih banyak lainnya. Jika tanda tanda ini muncul pada mobil anda, maka akan lebih baik untuk segera membawanya ke bengkel terdekat.

Penutup Pembuangan Air Kurang Rapat

Jika kebocoran masih saja terjadi setelah anda mengecek hal hal yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka cobalah cek penutup yang ada pada pembuangan air radiator di bagian bawah. Biasanya penutup ini agak kurang rapat. Sehingga pastikan bila penutup sudah rapat dan kalau perlu tambahkan selotip.

Selang Radiator Sudah “Lembek”

Penyebab lainnya dapat dikarenakan selang radiator yang sudah lembek sehingga menimbulkan berbagai rembesan rembesan kecil yang menyebabkan kebocoran air radiator. Hal ini biasanya dikarenakan selang radiator yang sudah cukup tua, sehingga mudah lembek dan akhirnya menyebabkan beberapa lubang lubang kecil. Untuk mengatasi hal ini, anda perlu mengganti selang lama kendaraan anda dengan yang baru.

Kondisi air radiator yang berkurang dengan cepat dan terus menerus tentunya menjadi hal yang tak boleh anda biarkan begitu saja. Jika hal tersebut terus terjadi, maka bisa saja membuat mesin mengalami overheating atau panas yang berlebihan. Kondisi mesin yang overheating ini akan membuat mesin dapat mogok mendadak di tengah jalan. Tentu saja anda tak ingin mengalami hal ini bukan?

SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN