5 Langkah Memilih Ban Untuk Mobil Kalian
04
Apr
0 Comment Share Likes 276 View

Ban pada sebuah kendaraan merupakan bagian yang sangat penting. Karena si karet bundar berwarna hitam tersebut adalah bagian pada kendaraan termasuk sebuah mobil yang bersentuhan langsung dengan jalanan. Selain itu, ban juga yang memberikan traksi pada mobil agar bisa bergerak, baik maju, mundur atau belok.

Untuk itu komponen ini begitu penting pada sebuah kendaraan agar sebuah mobil dapat terasa lebih nyaman, mana dan tentunya memiliki performa yang luar biasa. Akan tetapi, jika anda salah dalam memilih ban, otomatis kenyamanan, keamanan, dan juga performa dari mobil akan sedikit menurun.

Ban sendiri di desian untuk mengoptimalkan karakteristik performa tertentu. Dan kebanyakan produsen ban mobil terkemuka dunia melakukan ini dengan mengorbankan karakteristik yang lainnya. Namun, seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi yang semakin baik, membuat para produsen ban mobil berlomba – lomba untuk menciptakan ban mobil yang mampu menghadirkan berbagai macam performa secara bersamaan di setiap ban nya.  Memang ada ban mobil yang seperti ini, namun pastinya dibandrol dengan harga yang cukup mahal dibandingkan dengan ban mobil yang mampu memberikan beberapa karakteristik performa saja.

Nah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika kita akan membeli sebuah ban untuk mobil kesayangan kita. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain

Kenyamanan dan kebisingan 

Kenyamanan pada kendaraan sendiri tercipta berdasarkan bagaimana cara ban meredam dampak ketidakrataan jalan. Untuk itu, pilihlah ban mobil yang memiliki konstruksi yang di desain khusus untuk membantu menyerap tonjolan dan memberikan pengalaman berkendara yang mulus. Selain itu, jangan memilih ban mobil dengan desain yang agresif, karena desain alur ban seperti ini dapat menciptakan kebisingan dalam berkendara. Namun ingatlah bahwa alur ban pun punya peran yang penting untuk memberikan traksi yang baik pada kendaraan.

Traksi atau daya cengkram 

Ingatlah, ban mobil merupakan satu – satu nya komponen yang bersentuhan langsung dengan aspal jalan. Dengan memilih ban mobil yang memiliki traksi dan daya cengkram yang baik, dapat dipastikan keselamatan anda akan terjamin ketika berkendara. Kenapa demikian ? karena, kemampuan kendaraan dalam menciptakan pengereman, manufer, dan juga stabilitas yang baik ditentukan oleh daya cengkram pada ban Anda.

Handling 

Selain berfungsi untuk memberikan kenyamanan di dalam kabin mobil, ban juga sangat berperan penting dalam “pegangan”. Instruksi pengemudi akan diteruskan oleh ban dari roda ke jalan. Sehingga, sangat cocok memilih ban mobil dengan kembangan yang mampu menciptakan handling yang sangat baik.

Hemat Bahan Bakar 

Tahukah anda bahwa ban mobil juga sangat berperan penting dalam konsumsi bahan bakar kendaraan? Memilih ban mobil dengan hambatan gulir yang rendah dapat membantu anda menghemat bahan bakar. Dan yang terakhir ,

Ketahanan 

Berbeda dengan Keawetan, yang dimaksud dengan ketahanan yaitu, ban mobil wajib tahan terhadap apapun jenis atau kondisi permukaan jalan sehari – hari. Dan jika anda sering mengemudi di jalan yang tidak beraspal atau rusak, carilah ban mobil dengan konstruksi yang diperkuat.

Tentunya dengan memilih ban yang sesuai dengan kebutuhan tersebut, kita akan semakin nyaman berkendara di jalanan dan juga akan merasa aman. Tapi bagaimana dengan pengaplikasian ban semi slick yang umumnya digunakan untuk balap?

Sebenarnya ban jenis tersebut sah sah saja digunakan harian. Namun tentunya akan ada konsekuensi yang kita terima. Salah satunya adalah daya cengkram yang menurun ketika bertemu dengan kondisi jalan yang basah ataupun banyak pasir.

Pada dasarnya ban yang umumnya digunakan untuk balapan adalah ban yang mengutamakan daya cengkram yang tinggi. Salah satu fungsinya adalah untuk meningkatkan traksi saat mobil sedang melaju. Jika ban ini digunakan harian, tentu akan sangat grip ketika digunakan di jalan dengan aspal yang bagus.

Sejatinya, jika kita masih menggunakan mobil tersebut untuk harian, pilihlah ban yang bisa memberikan performa yang baik di berbagai macam kondisi cuaca. Pasalnya, kita tidak pernah tau kondisi di jalanan seperti apa. Apakah kita akan menemui jalanan dengan kondisi aspal yang bagus terus, atau kita selalu berkendara di kondisi cuaca yang panas terik.

Untuk itu penting juga bagi kita para pemilik mobil memahami jenis jenis tapak ban mobil. Mengapa? Karena tapak ban sangat berpengaruh terhadap daya cengkram ban itu sendiri. Terutama kemampuan dalam membelah air saat berkendara dikala hujan.

Halaman selanjutnya

Berdasarkan jenis tapaknya ban dibedakan menjadi 7 jenis yaitu tapak simetris, tapak asimetris, tapak satu arah (unidirectional), tapak eco, tapak tinggi (alur lebar), tapak lebar (slick/tanpa alu), dan tapak lebar (semi slick/dengan alur).

Tapak Ban Simetris

Ban simetris ini memiliki pola tapak ban mobil dengan tulang yang saling berhubungan disetiap lekuk atau coraknya. Tipe alur yang digunakan pada tapak jenis ini adalah alur block. Biasanya ban simetris ini satu arah dan sisi ban sebelah dalam dan selebelah luar memiliki fungsi yang sama, dimana dapat memberikan kenyamanan yang tinggi untuk berbeagai kondisi jalan dan tidak menimbulkan getaran yang tinggi saat dipacu pada kecepatan tinggi (senyap).

Tapak Ban Asimetris

Pada ban dengan tapak asimetris memiliki pola yang berbeda pada bagian luar dengan bagian dalam ban. Sisi pada bagian luar ban memiliki alur yang lebih besar yang berfungsi untuk membuang air ke sisi bagian luar ban. Sedangkan pada sisi bagian dalam ban memiliki alur lebih kecil yang berfungsi untuk memperluas bidang yang bersentuhan dengan aspal, sehingga daya cengkram dari ban ini menjadi sangat baik pada medan kering apalagi medan yang dilalui basah atau berair. Daya cengkram dari mobil ini lebih baik dibandingkan dengan ban simetris. Selain itu, ban asimetris lebih stabil saat digunakan untuk menikung dan mengerem. Namun, pada track yang lurus dengan jalanan bebas hambatan, jika pada kecepatan tinggi performa ban asimetris ini tidak sebaik ban simetris.

Dalam pemasangan ban asimetris ini tidak menggunakan petunjuk arah putaran ban, tetapi memakai petunjuk ban sebelah dalam dan luar ban.

Ban Tapak Satu Arah (Unidirectional)

Ban dengan tapak satu arah dapat kita kenali dengan mudah, dimana pada alur kembang /corak pada bagian tengah seperti membentuk huruf V. Kemampuan dari tapak ban satu arah ini dapat membuang air dengan cukup bagus, karena air bisa dibuang ke dua arah yaitu sisi dalam dan luar. Ban ini hanya optimal digunakan jika searah. Tipe ini sangat jarang digunakan untuk ban offroad.

Huruf V pada ban menunjukkan arah maju atau putaran ke depan jadi harus hati-hati saat memasang ban dengan tapak satu arah ini. Jika terjadi kesalahan dalam merotasi maka performa dari ban akan sangat jelek dan biasanya pada dinding ban terdapat tanda panah yang menunjukkan arah rotasi ban. Ban tapak satu arah ini biasanya tersedia pada ukuran 15 inch ke atas. Performa dan kecepatan optimal jika pemakainan ban jenis ini pada kondisi jalan aspal.

Tapak Ban Eco

Ban dengan tapak eco ini merupakan jenis ban yang memiliki bobot ringan, namun tidak terlalu mencekram pada aspal. Alur pada ban eco terbilang sederhana, di mana lebar tapak ban relatif lebih kecil. Hal ini berfungsi untuk meminimalisir hambatan yang terjadi akibat gesekan dengan aspal. Ban dengan jenis ini sangat baik dalam menghemat pemakaian BBM dan kurang cocok dipakai pada mobil-mobil SUV seperti Toyota Fortuner, Nissan X-Trail, Honda CR-V, Mitsubishi Pajero Sport, dan lainnya. Lebar tapak ban yang kecil menyebabkan daya cengkraman ke permukaan jalan rendah dan menjadi mudah slip.

Ban Tapak Tinggi (alur lebar)

Ban yang memakai alur lebar ini, memiliki ketebalan tapak yang tinggi. Tipe ban seperti ini sering digunakan pada mobil offroad seperti Nissan Frontier PRO-4X, Toyota 4Runner TRD Pro, Jeep Wrangler, Ford F-150, Land Rover LR4, Mercedes Benz G-Class, dan yang lainnya.

Keunggulan dari ban dengan tapak tinggi ini adalah sangat bagus dalam membuang air meskipun sedang terjadi hujan lebat yang menyebabkan jalanan licin dan tergenang air, namun ban ini tetap bisa mencengkram aspal dan mampu membuang air dengan sempurna. Selain pas dimedan yang licin, ban ini juga cocok di medan berpasir, berlumpur, dan lainnya.

Kelemahan ban alur lebar tapak tinggi adalah ketika berada dijalanan beraspal tidak dapat dipacu pada kecepatan maksimal, karena akan menimbulkan getaran yang dapat terasa sampai dalam kabin dan mengeluarkan suara yang sangat berisik.

Ban Tapak Lebar (slick/tanpa alur)

Ban tipe ini biasanya tidak memiliki alur, dan tapak pada ban ini lebar, sehingga tidak bisa dipakai pada mobil-mobil biasa karena akan sangat berbahaya ketika hujan maka akan sangat licin dan dapat menyebabkan slip. Di mana tidak adanya alur pada permukaan ban menyebabkan air akan terjebak ditengah-tengah ban sehingga ban tidak menyentuh aspal (atau hanya menyentuh air) sehingga terjadi aquaplaning atau mudah tergelincir.

Ban ini sangat pas dipakai pada saat cuaca panas dan jalanan kering, karena pada permukaan jalan kering ban ini dapat menyetuh aspal sehingga daya cengkram ban ini sangat baik. Tidak adanya alu pada ban ini akan meminimalkan getaran pada mobil terutama saat melaju pada kecepatan tinggi.

Ban Tapak Lebar (semi slick/dengan alur)

Ban ini hampir sama dengan ban slick yang memiliki tapak lebar. Perbedaannya adalah ban semi slick memiliki sedikit alur dan masih mampu dipacu pada kecepatan tinggi sama dengan ban slick. Ban ini masih bisa digunakan saat kondisi jalan berair, namun harus pelan-pelan agar tidak tergelincir karena jalanan yang licin. Adanya alur pada ban ini mampu membuang air yang terjebak di tengah-tengah tapak ban, tapi kemampuannya dalam membuang air tidak seperti ban-ban yang lainnya.

 

1 2
SAMPAIKAN KOMENTAR