5 Kecelakaan Balap Mobil Paling Mengerikan dalam Sejarah, Bahkan Penonton Juga Ikut Jadi Korban

5 Kecelakaan Balap Mobil Paling Mengerikan dalam Sejarah, Bahkan Penonton Juga Ikut Jadi Korban

18Mar
INTERSPORT.ID ON 18 March 2017
INTERSPORT.ID ON 18 Mar 2017

Di balik gemerlapnya dunia balap mobil, butuh nyali besar untuk bisa berada di balik kemudi balap. Pasalnya, balap mobil dikenal sebagai olahraga penuh risiko di mana kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Berikut 5 kecelakaan paling mengerikan sepanjang sejarah.

 

Indianapolis 500 1964

Pembalap Dave MacDonald kehilangan kendali hingga mobilnya menabrak bagian dalam dinding lintasan pada lap kedua dan menyebabkan tanki berisi 100 galon bensin meledak. Tidak lama kemudian, mobil balap milik Eddie Sachs menabrak mobil MacDonald dan menyebabkan ledakan kedua. Eddie Sachs tewas di lokasi sementara MacDonald meninggal setelah dibawa ke rumah sakit.

 

Visionaire 500k 1999

Pada putaran 59, pembalap John Paul, Sr dan Stan Wattles tabrakan dan keduanya membentur dinding pembatas. Ban kanan mobil Wattles dan ban yang dijadikan pembatas terlempar ke kerumunan, mengakibatkan tiga penonton tewas dan delapan lainnya luka-luka.

 

Daytona 500 2001

Pada putaran akhir Daytona 500 tahun 2001, mobil pembalap Kenny Schrader menabrak bagian belakang mobil Dale Earnhardt Sr dan membuat mobil Dale berputar kemudian menabrak dinding pembatas. Dale, yang disebut-sebut sebagai pembalap NASCAR paling sukses sepanjang masa ini tewas seketika karena kepalanya terbentuk keras kemudi mobil.

 

Grand Prix Jerman 1976

Saat kompetisi suspensi mobil Ferrari milik Niki Lauda gagal dan ia menabrak tanggul. Lauda mengalami koma akibat luka bakar dan menghirup asap beracun. Ajaibnya, ia berhasil selamat dan pulih kembali. Setelah enam minggu menjalani masa pemulihan, Lauda pun kembali mengikuti Grand Prix Italia.

 

Le Mans 1955

Ini adalah kecelakaan paling tragis dan parah dalam sejarah dunia balap. Dua jam setelah perlombaan berjalan, Pierre Levegh dalam kemudi Mercedes-Benz 300 SLR berusaha untuk menyusul Austin Healey. Tidak sengaja, Levegh menabrak bagian belakang mobil Austin dan membuat mobil Mercedesnya terlempar ke udara dan menghancurkan tanggul lintasan. Puing-puing mobil Mercedes milik Levegh menimpa para penonton dan akibatnya 82 orang dinyatakan tewas termasuk Levegh.

 

Baik kejuaran Formula One, NASCAR, atau balap mobil lainnya, semua memiliki risiko kematian yang sama. Tidak mengherankan kalau para pembalap dibayar sangat mahal untuk berkompetisi di arena sirkuit.

SAMPAIKAN KOMENTAR
OPEN